
Gubernur DKI Pramono Anung akan menuntaskan proyek-proyek terbengkalai di Jakarta. (Masria Pane/Jawapos)
JawaPos.com - Gubernur DKI Pramono Anung akan menuntaskan proyek-proyek terbengkalai di Jakarta. Mulai dari tiang pancang monorel hingga halte-halte Transportasi Jakarta (TJ) yang terbengkalai.
"Hal yang menyangkut Jakarta, sudahlah, biar Pemprov DKI saja," ujar Pramono di Taman Ismail Marsuki (TIM), Selasa (14/10).
Untuk tiang pancang monorel itu, dia menjanjikan akan mulai dibersihkan pada awal 2026 mendatang. ''Tolong, doakan saja, mudah-mudahan segera saya selesaikan. Doakan bulan Januari tahun depan, mulai start bersih-bersih,'' katanya.
Sementara untuk halte-halte yang terbengkalai, dia menjanjikan bisa segera diselesaikan sebelum Januari 2026. "Halte-halte harusnya sih bisa lebih cepatlah (dari Januari 2026, Red)," imbuhnya.
Ada beberapa halte TJ yang mangkrak saat ini. Di antaranya, Halte Transjakarta BNN 1, Halte Cakung Cilincing, Halte Pasar Cakung, Halte Cakung United Tractor, dan Halte Tipar Cakung. Meski tidak menyampaikan penyebab halte itu mangkrak secara rinci, dia berjanji akan segera menyelesaikannya. Utamanya, Halte TJ BNN dan Cakung.
"Tanpa bermaksud menyalahkan siapapun, yang di BNN dan Cakung memang ada overlapping. Karena pada waktu itu dibangun, sebagian pemerintah Jakarta, sebagian pemerintah pusat, sebagian persiapan LRT dan sebagainya," katanya. Sehingga dengan demikian, lanjutnya, Jakarta yang akan tanggung jawab.
Sementara itu, Direktur Utama PT TJ Welfizon Yuza menuturkan, pembangunan beberapa halte mangkrak itu bukan tugas mereka. Dia mengaku, sudah meminta instansi terkait yang bertugas membangun untuk menyelesaikan.
"Bukan punya kami itu sebenarnya. Tapi, ya akan kami beresin saja," ujarnya saat disampaikan Gubernur Pramono Anung menyebutkan halte mangkrak itu akan dibersihkan sebelum Januari 2026.
