
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menggelar pertemuan bilateral dengan Shenzhen Metro Group di Guangdong, Tiongkok, Rabu (22/4). (Istimewa)
JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menggelar pertemuan bilateral dengan Shenzhen Metro Group di Guangdong, Tiongkok, Rabu (22/4). Pertemuan ini menandai kolaborasi dalam pengembangan Transit-Oriented Development (TOD) yang modern guna menuntaskan tantangan transportasi perkotaan di Jakarta.
Langkah ini menjadi upaya kolektif tim pemerintah dan pengelola transportasi untuk mempercepat transformasi infrastruktur ibu kota agar lebih efisien, tangguh, dan berkelanjutan.
Dalam kunjungan tersebut, Pramono menyoroti urgensi pembaruan sistem. Shenzhen dinilai sebagai tolok ukur yang tepat karena kesuksesan integrasi layanannya.
"Kami ingin memiliki perbandingan efektivitas MRT di berbagai kota dunia. Shenzhen menjadi rujukan karena efisiensi pelayanan dan operasionalnya," ujar Gubernur Pramono.
Data menunjukkan disparitas yang cukup signifikan. Shenzhen Metro mampu melayani hingga 13 juta penumpang setiap harinya melalui jaringan sepanjang 635 kilometer. Di sisi lain, MRT Jakarta saat ini masih mencatatkan angka sekitar 128 ribu penumpang per hari. Kesenjangan ini menjadi modal evaluasi bagi tim pengembang untuk mengakselerasi kapasitas MRT Jakarta.
Kepadatan lalu lintas menjadi tantangan utama yang harus diselesaikan. Dengan mobilitas warga yang sangat tinggi, pembangunan sistem transportasi massal berbasis TOD dianggap sebagai solusi jangka panjang yang krusial bagi kawasan aglomerasi.
"Ini menjadi urgensi, karena mobilitas keluar-masuk Jakarta mencapai sekitar 4 juta orang per hari. MRT harus dikembangkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi kemacetan sekaligus mendukung integrasi kawasan aglomerasi," tegas Gubernur Pramono.
Komitmen MRT Jakarta dan Shenzhen Metro
Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), Tuhiyat, menegaskan bahwa kerja sama ini memiliki nilai strategis. Fokus utama bukan hanya pada pembangunan fisik, tetapi juga sistem operasional yang terintegrasi.
"MoU ini menjadi langkah untuk menuntaskan persoalan kota modern sekaligus mengunci pertumbuhan ekonomi ke depan," kata Tuhiyat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
