Foto udara salah satu lahan tambang batu di Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (19/8/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com-Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau atau biasa disapa KDM sadar betul bahwa kebijakan penutupan sementara aktivitas perusahaan-perusahaan pertambangan di wilyah Kabupaten Bogor yang meliputi Parung Panjang, Cigudeg, dan Rumpin merupakan kebijakan penuh risiko.
Kebijakan itu pasti dibenci oleh orang-orang yang bekerja di sektor pertambangan dan mereka yang mendapat manfaat dari kegiatan pertambangan.
Dampak kebijakan penutupan aktivitas pertambangan memang masif. Tidak hanya pada mereka yang bekerja di perusahaan pertambangan secara langsung, namun juga berdampak pada macetnya roda ekonomi warga di sekitar pertambangan.
"Boleh ngambek terus, saya nggak apa-apa dibenci, dimarahi oleh warga. Saya nggak ada masalah. Yang penting saya berguna bagi kepentingan orang banyak," kata Dedi Mulyadi dalam video diunggah di akun Instagram pribadinya.
KDM merasa harus ambil sikap tegas menutup aktivitas pertambangan sementara demi kemaslahatan yang lebih besar guna memaksa perusahaan patuh pada aturan. Dedi Mulyadi merasa, kebijakan ini sudah tepat karena berpijak pada kebaikan yang lebih luas.
Meski begitu, Dedi Mulyadi juga memikirkan nasib mereka yang menghujatnya di media sosial buntut ditutupnya aktivitas pertambangan di wilayah Parung Panjang, Cigudeg, dan Rumpin untuk sementara.
KDM menyatakan, pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini sedang mematangkan dua opsi, yaitu, pertama, warga yang terkena dampak penutupan aktivitas pertambangan akan diberi uang bulanan dengan besaran sekitar Rp 2-3 juta selama tambang ditutup, atau alternatif kedua, memberikan pekerjaan baru buat mereka.
Untuk pekerjaan baru, menurut KDM, pemerintah Provinsi Jawa Barat bisa merekrut mereka untuk bekerja pada sejumlah sektor sebagai petugas pemadam lebaran, kebersihan, sopir, hingga operator alat berat. (*)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
