Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Mei 2026 | 20.52 WIB

Bupati Rudy Susmanto Panen Komentar Negatif Usai Minta KDM Buka Kembali Tambang Parung Panjang

Bupati Bogor Rudy Susmanto saat melakukan audiensi bersama warga Parung Panjang terkait pembangunan - Image

Bupati Bogor Rudy Susmanto saat melakukan audiensi bersama warga Parung Panjang terkait pembangunan

JawaPos.com - Unggahan terbaru yang muncul di akun Instagram Bupati Bogor Rudy Susmanto banjir komentar negatif dari netizen. Hal itu buntut atas pernyataan kontroversialnya meminta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk membuka kembali tambang di wilayah Rumpin, Cigudeg, dan Parung Panjang, setelah ditertibkan.

Rudy Susmanto dinilai netizen bukan lagi bertindak sebagai pemimpin yang mengakomodasi berbagai kepentingan, tapi justru mewakili kepentingan kelompok tertentu saja.

"Lucu, Bupati malah orasi bukan memediasi. Hirarki tata negara Bupati itu di bawah Gubernur. Bupati bagian dari sistem bernegara jadi harusnya bersinergi dengan Provinsi-Pusat menjembatani gimana aspirasi warganya bisa tersampaikan, bukan malah ikut membela 1 kelompok," komentar salah satu netizen.

"Pak Bupati mentingin masyarakat apa mentingin para pengusaha tambang,"timpal yang lainnya.

"Lucu Bupatiku ini. Sudah bagus tambang ditutup malah nyuruh buka. Orang-orang sudah menikmati jalan tanpa kemacetan, ini malah mau dibikin macet lagi. Kocak anda Pak."

Banyak yang kecewa Rudy Susmanto terkesan berdiri membela pengusaha tambang sampai melakukan upaya lobi-lobi ke KDM agar aktivitas pertambangan di Parung Panjang, Rumpin, dan Cigudeg kembali dibuka setelah sekitar 7 bulan ditertibkan.

Netizen menduga, tidak mungkin Rudy Susmanto sampai berorasi menunjukkan keberpihakannya pada pertambangan apabila tidak ada keuntungan didapat dari sektor ini.

Untuk memastikan apakah ada kepentingan dengan pertambahan atau tidak, netizen meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penelusuran kepada Bupati Bogor Rudy Susmanto.

"Tolong dicek Bupati Bogor dan wakilnya @official.kpk. Tata ruang bogor sudah rusak, apa mau nunggu terjadi musibah seperti Sumatera agar sadar?!," komentar salah satu warganet.

Editor: Abdul Rahman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore