Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 September 2025 | 05.37 WIB

Tol Fatmawati 2 Digratiskan, Gubernur Pramono Klaim Kemacetan di TB Simatupang Menurun

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Ilustrasi kemacetan di Jalan TB Simatupang. (Hanung Hambara/Jawa Pos) - Image

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Ilustrasi kemacetan di Jalan TB Simatupang. (Hanung Hambara/Jawa Pos)

JawaPos.com-Gubernur Jakarta Pramono Anung menyebut uji coba penggratisan Gerbang Tol Fatmawati 2 berdampak positif. Dalam dua hari pelaksanaan, arus kendaraan meningkat, sementara kemacetan di Jalan TB Simatupang diklaim menurun.

Dia mengungkapkan, berdasar laporan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, uji coba yang dimulai awal pekan ini menunjukkan tren signifikan.

"Apa yang dilakukan di TB Simatupang dua hari sudah berjalan. Alhamdulillah di hari pertama itu kurang lebih 474 yang melewati. Kemudian hari kedua, naik hampir 38 persen menjadi 600 lebih," ujar Pramono di Silang Monas, Rabu (17/9).

Menurut dia, peningkatan jumlah kendaraan itu menandakan adanya pergeseran arus lalu lintas. "Ini menunjukkan bahwa kemudian di lapangan memang ada penurunan kemacetan pada waktu-waktu tersebut," kata Pramono.

Meski hasil awal terlihat menjanjikan, Pramono menegaskan Pemprov DKI belum mengambil keputusan final. Evaluasi masih akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan.

"Tetapi saya tetap akan melihat tiga hari ke depan apakah ini sudah berjalan dengan efektif," ucap Pramono.

Uji coba gratis pada Gerbang Tol Fatmawati 2 dilakukan hingga Jumat (19/9). Jika evaluasi menunjukkan hasil positif, kebijakan tol gratis ini akan diperpanjang hingga Oktober.

"Maka kalau efektif, seperti yang sudah saya sampaikan ini akan diberlakukan sampai dengan akhir Oktober," kata Pramono.

Salah satu penyebab kemacetan horor di jalan TB Simatupang disebabkan banyaknya proyek galian Pemprov DKI secara bersamaan. Adapun proyek tersebut di antaranya pipanisasi air minum Perumda PAM Jaya, pekerjaan Jakarta Sewerage Development Project (JSDP) atau pembangunan instalasi pengolahan air limbah yang dikerjakan Perumda Paljaya, dan pekerjaan galian sistem jaringan utilitas terpadu (SJUT) oleh Dinas Bina Marga. 

Rekayasa Lalu Lintas di TB Simatupang

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bersama Kementerian Pekerjaan Umum melakukan uji coba rekayasa lalu lintas di kawasan Jalan TB Simatupang–Jalan RA Kartini, tepatnya pada segmen Simpang Susun Antasari–Simpang Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Uji coba ini berlangsung mulai hari ini Senin (15/9) hingga Jumat (19/9), setiap pukul 17.00–20.00 WIB. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan, langkah ini dilakukan untuk mengurangi konflik lalu lintas dan menekan kemacetan di kawasan padat tersebut.

"Uji coba rekayasa lalu lintas ini untuk mendukung upaya penanganan dampak kemacetan serta mengurangi konflik lalu lintas mulai dari Simpang Susun Antasari sampai dengan Simpang Lebak Bulus," ujar Syafrin dalam keterangannya.

Beberapa pengaturan lalu lintas akan diterapkan selama masa uji coba

  • Penambahan kapasitas Jalan RA Kartini sisi Selatan (menuju Lebak Bulus)
    Satu lajur kiri di gerbang tol Fatmawati 2 bisa digunakan secara gratis, khusus kendaraan roda 4. Kendaraan roda 2 dan lebih dari roda 4 tidak diperbolehkan.
  • Penutupan akses sebelum Poins Square
    Kendaraan yang biasanya memutar di u-turn Lebak Bulus dialihkan ke u-turn Ciputat Raya (depan Fedex).
  • Penutupan putaran balik Barat–Barat sebelum simpang Fatmawati
    Pengendara diarahkan ke putaran balik di simpang susun Antasari.

Jalur Alternatif yang Bisa Dilalui

Dishub juga menyiapkan rute alternatif untuk mengurangi kepadatan, di antaranya:

  • Dari off ramp Lebak Bulus menuju Fatmawati bisa lewat Jalan RA Kartini – putar di u-turn Lebak Bulus.
  • Dari arah Timur (Pondok Labu/Cipete/Fatmawati) tetap bisa menggunakan u-turn Lebak Bulus.
  • Dari Jl. Adiaksa ke arah Fatmawati, bisa lewat Jalan RA Kartini – Simpang Lebak Bulus – u-turn Ciputat Raya (depan Fedex).
  • Dari arah Barat (Lebak Bulus/Pondok Indah), bisa memutar di u-turn Antasari.
  • Dari Utara (Jl. Pangeran Antasari) dan Timur (Cilandak/Kampung Rambutan) menuju Pondok Labu, bisa lewat Tol Desari – Off Ramp Andara – Jalan Andara Raya – Simpang Jalan Sungai – Margasatwa – Pondok Labu Raya.

Syafrin mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan pengaturan baru ini, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore