Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 Juli 2025 | 03.53 WIB

500 Kios di Taman Puring Ludes akibat Kebakaran, Pramono Anung Janjikan Revitalisasi

Sejumlah pedagang mengais barang yang masih bisa diselamatkan pasca kebakaran di pasar Taman Puring yang terbakar di Jakarta, Selasa (29/07/2025). (Hanung Hambara/ Jawa Pos) - Image

Sejumlah pedagang mengais barang yang masih bisa diselamatkan pasca kebakaran di pasar Taman Puring yang terbakar di Jakarta, Selasa (29/07/2025). (Hanung Hambara/ Jawa Pos)

JawaPos.com - Ada sekitar 500 kios di Pasar Taman Puring yang terdampak musibah kebakaran yang terjadi pada Senin (29/7) itu. Banyak barang dagangan di sana yang habis dilahap si jago merah tersebut.

Atas musibah itu, Gubernur DKI Pramono Anung menuturkan, sudah memerintahkan jajarannya untuk turun ke lokasi saat mendapatkan informasi kebakaran itu. Selain monitoring dan pengendalian api, dia juga memastikan agar tidak ada korban dampak musibah itu.

Pasca mengetahui tidak ada korban, dia menjanjikan pasar yang sudah tiga kali mengalami kebakaran itu untuk direvitalisasi. ''Tentunya, akan kami perbaiki, kami persiapkan karena pasar itu adalah pasar rakyat, yang dibutuhkan oleh rakyat setempat. Dan itu pasar, aktivitasnya juga masih sangat tinggi,'' ujar Pramono.

Untuk jenis revitalisasi yang dimaksudnya, dia tidak merincikannya. Dia juga tidak menjawab secara gamblang, terkait kepemilikan pasar itu. ''Ya, itu tanahnya milik pemda. Tapi ini pasar sebenarnya, ada pemdanya, ada rakyatnya lah, gitu,'' imbuhnya.

Lebih lanjut, untuk mengatasi musibah kebakaran itu, Pram menyebutkan, jajarannya sudah sangat cepat. Makanya, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 18.00 itu bisa dipadamkan sekitar pukul 20.00.

''Saya nggak ngecek apakah ada APAR (alat pemadam api ringan)-nya atau tidak. Tetapi yang jelas penanganannya cukup cepat kemarin karena mungkin areanya bisa Damkar (pemadam kebakaran) datang dan sebagainya sehingga bisa teratasi dengan baik,'' katanya.

Dalam beberapa pekan terakhir, intensitas kebakaran di Jakarta cukup tinggi. Untuk antisipasi kebakaran, Pramono mengaku sudah meneken peraturan gubernur (Pergub) untuk pengadaan satu APAR per RT. Dia bahkan menargetkan realisasi APAR per RT itu bisa rampung dalam Agustus 2025.

''Rasanya, hambatannya, relatif gak ada karena memang masyarakat dalam hal ini juga berperan serta. Bahkan nagih, termasuk yang di Tambora, beberapa kali saya berkomunikasi dengan masyarakat di sana, mereka sangat mendukung Pergub mengenai satu RT satu APAR. Jadi, kami akan mempersiapkan itu,'' imbuhnya.

Namun, Pram mengakui, ada musibah kebakaran api yang sangat cepat penyebarannya. Seperti, yang terjadi di Pasar Taman Puring itu. Dengan kebakaran besar itu tidak cukup dengan APAR, perlu peran petugas pemadam kebakaran.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore