
Gubernur Jakarta Pramono Anung meninjau Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (DCKTRP) DKI Jakarta, Selasa (1/7). (Istimewa)
JawaPos.com - Gubernur Jakarta Pramono Anung tancap gas mempercepat pengurusan berbagai perizinan yang selama ini dikenal rumit dan memakan waktu lama, termasuk Koefisien Lantai Bangunan (KLB).
Gubernur Pramono menegaskan bahwa pengurusan KLB selama ini bisa memakan waktu hingga belasan tahun. Ke depan, pihaknya akan memangkas waktu menjadi kurang dari sebulan.
Hal ini Pramono sampaikan usai meninjau Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (DCKTRP) DKI Jakarta, Selasa (1/7).
“Saya sedang mendorong agar pengurusan perizinan yang biasanya memakan waktu lama bisa dipercepat. Misalnya, pengurusan Koefisien Lantai Bangunan (KLB) yang bisa sampai 12 tahun. Dalam rapat, saya minta agar bisa selesai maksimal dalam 28 hari," ujar Pramono.
Ia optimis percepatan bisa dilakukan. Hal ini dimungkinkan dengan adanya integrasi penuh program Satu Peta, Satu Data, dan Satu Kebijakan ke dalam sistem Pusdatin DCKTRP. Menurut Pramono, sistem perangkat lunak DCKTRP sudah memadai. Namun, masih terdapat 12 dari 52 perangkat daerah yang belum terhubung.
“Dari segi software, yang dimiliki sudah lebih dari cukup. Pertanyaannya sederhana, apakah seluruh dinas sudah terintegrasi? Ternyata baru 40 yang terintegrasi. Artinya, masih ada 12 yang belum. Meski demikian, dinas-dinas strategis sudah terhubung dengan baik,” jelasnya.
Gubernur Pramono memerintahkan Kepala Dinas Citata untuk segera menyerahkan daftar 12 perangkat daerah yang belum terintegrasi. Ia pun siap mengambil langkah tegas jika integrasi masih tidak dilakukan kedepan.
"Saya udah minta kepada Bu Vera (Kepala Dinas DCKTRP DKI) besok atau lusa segera kirim surat ke saya. Nanti dinasnya saya panggil satu-satu, masih pengen jadi kepala dinas atau enggak," terangnya.
Pramono juga menekankan pentingnya sistem satu peta, satu data, dan satu kebijakan sebagai fondasi penyusunan program jangka panjang Pemprov DKI.
Menurutnya, Jakarta sudah unggul dibandingkan daerah lain dalam hal penyediaan informasi, data, dan perizinan. Optimalisasi Pusdatin akan mempercepat proses perizinan seperti KLB, Sertifikat Laik Fungsi (SLF), hingga Sertifikat Persetujuan Prinsip Pembebasan Lahan (SP3L).
“Salah satu syarat Jakarta sebagai kota global adalah kemampuan memberikan kepastian dan kemudahan perizinan kepada masyarakat, termasuk KLB, SLF, SP3L, dan jenis perizinan lainnya,” imbuhnya.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Prediksi Susunan Pemain Korsel vs Republik Ceko: Son Heung-min Tegaskan Siap Bantu Taegeuk Warrior Menang!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Dibayangi Ancaman Kuda Hitam dari Eropa
