Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 12 Mei 2025 | 04.13 WIB

Detik-Detik Mencekam! Warga Kalideres Panik Berhamburan Diterjang Angin Kencang, Atap Rumah Terbang

Petugas BPBD DKI Jakarta melakukan pembersihan puing-puing bangunan di Kalideres, Jakarta Barat, Minggu (11/5). (Istimewa). - Image

Petugas BPBD DKI Jakarta melakukan pembersihan puing-puing bangunan di Kalideres, Jakarta Barat, Minggu (11/5). (Istimewa).

JawaPos.com – Suasana mencekam terjadi di kawasan Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat pada Minggu (11/5). Angin kencang yang diduga puting beliung tiba-tiba menerjang permukiman hingga membuat warga panik berhamburan. Kejadian dramatis ini terekam dalam beberapa video yang viral di media sosial.

Dalam video yang dibagikan akun Instagram @warga.jakbar, terlihat angin kencang mengamuk dan menerbangkan berbagai puing-puing di langit Pegadungan. 

Tak hanya itu, angin juga menghantam sebuah kafe di kawasan Citra 8, membuat para pengunjung ketakutan dan langsung berlarian menyelamatkan diri.

Lebih parah lagi, sebuah kampung di kawasan Tanjung Pura, Kalideres, dilaporkan porak-poranda. Angin kencang menerbangkan asbes dari sejumlah rumah warga. Suasana jadi kacau akibat terjangan mendadak tersebut.

Kepala Satgas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) wilayah Jakarta Barat Vitus Dwi Indarto membenarkan bencana tersebut. 

Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.08 WIB di Jln. Walungan Pulo RT 001 RW 08, Kelurahan Kamal, Kalideres. BPBD menerima laporan pada pukul 14.45 WIB dan langsung bergerak cepat melakukan penanganan mulai pukul 15.00 hingga dinyatakan selesai pada pukul 18.10 WIB.

"Penanganan Selesai pukul 18.10 WIB. Pihak Keluarga sudah melakukan pembersihan puing-puing bangunan,"terangnya.

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui akun Instagram resminya mengungkapkan adanya fenomena atmosfer yang turut memicu cuaca ekstrem ini.

“Bibit Siklon Tropis 93P terpantau di Laut Arafura sebelah selatan-barat daya Papua Selatan dan berada di wilayah monitoring TCWC Jakarta,” tulis BMKG.

Kecepatan angin maksimum bibit siklon itu tercatat berkisar antara 30–35 knot (55–64 km/jam) dengan tekanan udara minimum 1000 hPa.

“Namun potensi berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan adalah Rendah, sementara dalam 48–72 jam ke depan juga Rendah,” lanjut BMKG.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore