
Wakil Bupati Bogor Jaro Ade menyapa warga pada acara Abdi Nagri Ngangjang Ka Warga Edisi 15 di Lapangan Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (12/7/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Ade Ruhandi menjadikan pembangunan infrastruktur di wilayah Bogor Barat sebagai perhatian penting.
Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi menjadikan wilayah Bogor Barat sebagai bagian penting dalam agenda pemerintahannya untuk beberapa tahun ke depan bukan tanpa alasan.
Bogor Barat mengalami ketertinggalan yang cukup signifikan dibandigkan dengan wilayah lain. Mengingat pada pemerintahan sebelumnya, wilayah perbatasan ini kerap dipandang sebelah mata.
Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi ingin menghadirkan keadilan hadir di semua wilayah di Kabupaten Bogor, supayaa pembangunan pada setiap wilayah mengalami pemerataan.
Pada tahun pertama kepemimpinannya, Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi membangun infrastruktur jalan di wilayah Parung Panjang, Cigudeg, Rumpin, dan sejumlah daerah lain.
Kini, jalan di Parung Panjang, Cigudeg, dll, sudah jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelmnya setelah diperbaiiki pada tahun 2025 lalu.
Ade Ruhandi menegaskan, sebagai pemimpin, dirinya melakukan pembenahan di Kabupaten Bogor, khususnya di Bogor Barat, untuk tujuan mewariskan kemajuan bagi anak cucu.
"Anak cucu kita nanti mau mewariskan apa? Mewariskan kemajuan di Kabupaten Bogor, mewariskan kemajuan untuk wilayah Bogor Barat," tegas pria yang kerap disapa Jaro Ade ini.
"Dari mulai lingkar Leuwiliang-Rancabungur yang sedang kita terus kejar, jalan tambang, termasuk Parung Panjang,"tuturnya.
Di tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Rudy Susmanto dan Jaro Ade mengalokasikan dana sekitar Rp 100 miliar untuk pembebasan lahan jalan khusus angkutan tambang sepanjang 12 kilometer membentah dari Cigudeg menuju Rumpin.
Dana jumbo tersebut dialokasikan dari APBD 2026 untuk memutus konflik antara industri pertambangan dengan warga di Parung Panjang dan sekitarnya setelah mengakibatkan kematian, kemacetan, hingga polusi Udara.
Taka hanya itu, Jaro Ade juga mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Bogor akan melakukan inisiasi pembangunan jalur KRL Commuter Line agar bisa sampai ke wilayah Cigudeg.
"Melalui (stasiun) Tenjo atau Parung Panjang, itu nanti akan masuk kereta. Kalau nggak ke Jasinga, langsung ke Cigudeg," tuturnya.
Jaro Ade berambisi melakukan pembenahan infrastruktur di wilayah Bogor Barat karena ingin mewariskan pencapaian yang positif yang dapat diwariskan ke anak cucu.
Menurut Jaro Ade, pertambangan sifatnya jangka pendek. Ketika sumber material habis, justru akan menjadi masalah apabila warga tidak mendapatkan penghasilan dari sektor lain.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
