
Ilustrasi demo buruh di Surabaya. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Usai menggelar aksi di depan gedung DPR RI, ratusan massa buruh kini beralih menyerbu kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Kamis (15/1) siang.
Kedatangan massa yang menggunakan bus dan motor ini langsung memicu kemacetan. Pantauan di lokasi menunjukkan demonstran memakan dua ruas jalur kendaraan, menyisakan hanya satu jalur sempit bagi para pengguna jalan yang melintas.
Aksi yang dimotori oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh ini membuat arus lalu lintas tersendat. Kendaraan merayap pelan karena penyempitan lajur tepat di depan kantor Kemnaker.
Kemacetan ini diprediksi akan berlangsung hingga sore hari seiring dengan bergulirnya tuntutan para buruh terkait kebijakan upah.
Ketua Pengurus Daerah KSPI Jawa Barat, Dadan Sudiana, menegaskan bahwa kedatangan mereka adalah untuk mempertanyakan komitmen Kemnaker dalam menjalankan PP nomor 49 tahun 2025 tentang pengupahan yang diteken Presiden Prabowo Subianto.
Dadan meminta Kemnaker segera bertindak tegas terhadap Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), terkait penetapan upah.
"Padahal peraturan pemerintah nomor 49 tahun 2025 itu juga jelas bahwa Penetapan Upah Minimum Sektoral (UMSK) itu harus berdasarkan rekomendasi dari Bupati Wali Kota," ujarnya di lokasi, Kamis (15/1).
Selain persoalan di Jawa Barat, massa juga membawa sejumlah tuntutan krusial lainnya yang ditujukan kepada pemerintah pusat dan daerah:
1. Revisi UMP DKI Jakarta 2026: Meminta kenaikan menjadi Rp5,89 juta per bulan (100% KHL) dan pemberlakuan UMSP sebesar 5% di atas KHL.
2. Masalah UMSK Jawa Barat: Mendesak revisi SK Gubernur Jabar di 19 kabupaten/kota agar sesuai dengan rekomendasi Bupati/Wali Kota.
3. RUU Ketenagakerjaan: Mendesak DPR RI segera mengesahkan regulasi baru.
4. Isu Politik: Menolak wacana Pilkada melalui DPRD yang dinilai mencederai demokrasi dan merugikan kaum buruh.
Hingga berita ini diturunkan, kepadatan lalu lintas di sekitar Jalan Gatot Subroto masih terjadi. Pengendara diimbau mencari rute alternatif untuk menghindari penumpukan kendaraan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
