
Arus lalu lintas di Jalan Gatot Subroto, tepat depan gedung DPR, mengalami kemacetan, imbas aksi demonstrasi buruh di depan Gedung DPR/MPR RI, Kamis (6/11). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Ribuan buruh menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Kamis (6/11). Hal ini membuat kawasan Jalan Gatot Subroto, tepat depan gedung DPR, mengalami kemacetan cukup parah.
Kendaraan yang melintas pun hanya bisa menggunakan satu ruas jalan. Tak sedikit kendaraan pribadi masuk ke jalur Transjakarta.
Petugas kepolisian tampak berjaga ketat di Jalan Gatot Subroto. Mereka membentuk barikade pembatas agar massa tidak melebar ke jalur kendaraan. Hingga pukul 16.39 WIB, antrean kendaraan masih mengular panjang. Buruh pun masih terus menyuarakan aspirasi mereka.
Dijaga Ribuan Aparat Kepolisian
Sementara itu, aparat kepolisian juga telah menerjunkan 1.464 personel gabungan untuk menjaga keamanan aksi buruh di depan Gedung DPR/MPR.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombespol Susatyo Purnomo Condro menegaskan seluruh petugas wajib mengedepankan pendekatan humanis dan tidak membawa senjata api.
Hari ini kita bukan sekadar menjaga, tapi melayani saudara-saudara kita yang akan menyampaikan pendapatnya di muka umum. Lakukan dengan humanis, jangan ada yang membawa senjata api," ujar Susatyo, Kamis (6/11).
Ribuan personel yang dikerahkan berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran, yang disebar di titik-titik strategis sekitar kawasan DPR/MPR untuk menjaga situasi tetap kondusif.
Susatyo juga mengingatkan para peserta aksi agar tidak mudah terprovokasi dan tetap menjaga ketertiban.
"Kami imbau kepada para orator agar tidak memprovokasi massa lainnya. Tetap tertib, jangan membakar ban, dan jangan merusak fasilitas umum. Sampaikan aspirasi dengan sejuk dan damai," tegasnya.
Ia menegaskan bahwa menyampaikan pendapat di muka umum merupakan hak setiap warga negara, namun harus dilakukan dengan cara yang tertib dan damai.
"Kami percaya rekan-rekan buruh dapat menunjukkan kedewasaan dalam menyampaikan aspirasi. Mari sama-sama menjaga agar kegiatan ini berjalan lancar dan aman," kata Susatyo.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
