
Rohmah, mengais barang berharga usai api membakar rumahnya di Jalan Tangki, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, Senin (29/9). (Istimewa)
JawaPos.com - Tragedi kebakaran besar yang melanda Jalan Tangki, Kelurahan Tangki, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, masih menyisakan duka mendalam.
Rohmah, satu dari 1.129 korban kebakaran, tampak menyusuri puing-puing bekas rumah kontrakannya yang telah rata dengan tanah. Bersama keponakannya, Nazril, ia berharap masih bisa menemukan barang berharga yang tersisa.
Namun, harapan itu nyaris pupus. Di antara abu dan reruntuhan, hanya beberapa keping uang koin gosong dan meleleh yang berhasil ia temukan.
Tabungan Anak Ikut Hangus
Uang itu bukan sembarang uang. Itu adalah hasil tabungan dua anaknya yang berusia 8 dan 4 tahun. Celengan kecil itu berisi uang jajan yang dikumpulkan selama berbulan-bulan oleh sang anak.
"Buat anak-anak sih katanya mau pulang kampung. ‘Mama, aku nabungnya buat pulang kampung’, begitu. Becandaan dia aja, gitu. Iya (nabung dari) uang jajan. Dua ribu, seribu. Udah ada kali lima bulanan," kata Rohmah, Senin (29/9).
Rohmah mengisahkan, kebakaran bermula saat ia mendengar teriakan warga dari kejauhan. Dari balik bangunan-bangunan, ia melihat asap hitam tebal membumbung tinggi. Ia tak menyangka dalam hitungan menit, api sudah mencapai rumahnya.
"Sebenarnya kita lihat api itu masih jauh, masih di belakang. Tiba-tiba api sudah ada di sini. Posisi tiba-tiba sudah ada di atas sini. Jadi merembetlah ke sini, ke sana," tutur Rohmah mengenang.
Menyelamatkan Anak, Bukan Harta
Ketika api semakin dekat, Rohmah fokus menyelamatkan kedua anaknya keluar dari gang sempit menuju area yang lebih aman.
Setelah memastikan anak-anaknya selamat, ia berencana kembali untuk menyelamatkan barang berharga. Namun, si jago merah sudah mengepung gang.
Penyebab Korsleting Listrik
Kasubdit Penmas Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak mengatakan, api pertama kali muncul sekitar pukul 10.04 WIB dari sebuah rumah milik warga berinisial D.
"Saksi sedang bekerja di Rumah Makan Sinar Baru mendengar suara teriakan kebakaran. Ternyata saksi baru mengetahui sumber api berada di samping tempatnya bekerja," ujar Kasubdit Penmas Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak dalam keterangannya, Senin (29/9).
Reonald menuturkan, Ketua RT sempat berusaha memadamkan api menggunakan APAR. Namun upaya tersebut gagal karena kobaran api terlalu besar dan cepat menjalar ke rumah sekitar.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
