Logo JawaPos
Author avatar - Image
11 November 2025, 18.07 WIB

Bawa Senjata Mainan, Dua Pelaku Curanmor di Tamansari Babak Belur Dihajar Massa

Ilustrasi. Curanmor marak di kawasan Kebon Jeruk - Image

Ilustrasi. Curanmor marak di kawasan Kebon Jeruk

JawaPos.com - Dua pelaku pencurian motor di kawasan Tamansari, Jakarta Barat, nyaris tak dikenali setelah jadi bulan-bulanan warga. Mereka ketahuan sedang beraksi di Jalan Tamansari 7 pada Minggu (9/11) malam.

Peristiwa ini juga viral di media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat dua pelaku terkapar dengan tubuh penuh luka, sementara warga berteriak geram. Narasi yang menyertai video menyebut keduanya dihajar massa setelah kepergok mencuri motor.

Salah satu pelaku bahkan mengalami luka parah di wajah akibat amukan massa yang geram melihat ulah keduanya. Kanit Reskrim Polsek Metro Tamansari AKP Egy Irwansyah membenarkan insiden tersebut.

"Betul, (pelaku curanmor babak belur), kejadian hari Minggu kemarin," ujar Egy, Selasa (11/11).

Egy menjelaskan, dua pelaku berinisial RK dan DS awalnya berusaha membawa kabur motor warga yang dikunci stang. Namun, aksi mereka gagal total setelah sang pemilik memergoki perbuatannya.

"Kedua pelaku sedang beraksi, motor korban dalam kondisi dikunci stang, lalu dipatahkan dan dibawa mundur oleh pelaku. Karena korban melihat langsung dan seketika bertindak mengamankan, tidak berapa lama datang warga ikut mengamankan," jelasnya.

Bawa Senjata Mainan dan Kunci T

Tak butuh waktu lama, warga yang berdatangan langsung menghajar kedua pelaku hingga babak belur. Polisi yang datang ke lokasi kemudian mengamankan beberapa barang bukti dari tangan pelaku.

"Dari pelaku diamankan kunci T dan magnet pembuka tutup lubang kunci serta pistol petasan mainan anak-anak. Saat ini masih dalam proses dan sudah ditahan," ungkap Egy.

Senjata mainan tersebut diduga digunakan pelaku untuk menakuti korban agar aksinya berjalan mulus. Dalam penyelidikan lebih lanjut, polisi menemukan fakta bahwa salah satu pelaku, RK, merupakan residivis dan berstatus daftar pencarian orang (DPO) kasus curanmor sebelumnya.

"Untuk RK merupakan DPO dan residivis ranmor," ungkap Egy.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore