Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 Agustus 2025 | 21.16 WIB

Polisi Segera Umumkan Pelaku Bentrok Suporter Bola Tarkam di Bogor, 1 Warga Tewas dan Beberapa Luka

Suasana pemakaman korban bentrok antar warga di Kampung Peuteuy, Desa Kalongsawah, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor pada Minggu 17 Agustus 2025. (Foto Polisi untuk Radar Bogor) - Image

Suasana pemakaman korban bentrok antar warga di Kampung Peuteuy, Desa Kalongsawah, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor pada Minggu 17 Agustus 2025. (Foto Polisi untuk Radar Bogor)

JawaPos.com - Final liga antar kampung (tarkam) di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, berujung maut. Seorang suporter dikabarkan tewas saat bentrokan antar tim pendukung pecah pada Minggu (17/8).

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menyatakan akan membeberkan perihal kasus ini dan para tersangka pada press release yang digelar Kamis (21/8) pagi besok.

"Rencana besok pagi press release," ujarnya saat dikonfirmasi JawaPos.com, Rabu (20/8).

Diketahui, peristiwa ini dipicu keributan suporter turnamen sepak bola antar-RW di Desa Kalong Sawah. Konflik bermula pada 26 Juli 2025 saat suporter RW 04 Kampung Kalong Dagul dan RW 01 Kampung Peuteuy berselisih di turnamen sepak bola tingkat desa.

Keributan itu nembuat pertandingan Pordes Desa Kalong Sawah dihentikan. Namun, pada 9 Agustus 2025, turnamen kembali digelar tanpa sepengetahuan Polsek Jasinga, dipimpin ketua penyelenggara berbeda, dan diikuti 10 tim tanpa melibatkan Kampung Peuteuy.

Pawai Suporter Picu Emosi Warga

Kericuhan kembali pecah pada 17 Agustus sekitar pukul 17.45 WIB. Suporter dan pemain Parung Sapi Kaum melakukan pawai sambil menggeber motor mereka saat melintasi Kampung Peuteuy.

Aksi itu memicu emosi warga dan terjadi bentrokan yang melibatkan lemparan batu hingga membuat sejumlah orang terluka.

‎"Terus kan lewat kampung peuteuy pas lewat kampung peuteuy dilempari batu," ujarnya kepada Radar Bogor (JawaPos Group).

Tidak berhenti di situ, sekitar pukul 19.00 WIB, pertikaian berlanjut di Jalan Raya Jasinga. Warga Parung Sapi Kaum dan Kampung Peuteuy kembali saling serang.

Dalam bentrokan itu, seorang warga Parung Sapi Kaum bernama Wawang Sehabudin, 43, mengalami luka di bagian perut akibat sabetan senjata tajam. Tak lama korban dinyatakan meninggal dunia.

"Iya, meninggal satu. Meninggal dunia karena dibacok. Korban juga info awal bawa parang cuman masih kita dalami dulu," terangnya.

Selain korban meninggal terdapat juga sejumlah warga mengalami luka akibat sabetan senjata tajam.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore