
Pelaku tindakan penghinaan bernada rasis meminta maaf kepada korban di Polsek Grogol Petamburan, Senin (9/6). (Istimewa)
JawaPos.com-Masih ingat dengan kasus penghinaan sekaligus penganiayaan yang terjadi di Halte Transjakarta Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat? Polisi telah mengamankan pelaku penghinaan itu.
Tindakan penghinaan itu dilakukan oleh seorang pria lansia berinisial JHP, 69, kepada seorang perempuan berinisial SL, 22. Kanitreskrim Polsek Grogol Petamburan AKP Aprino Tamara menuturkan, penyelesaian dilakukan melalui pendekatan restorative justice. Korban telah memaafkan pelaku dan kini sudah dibebaskan.
"Senin (9/6) pagi, korban datang ke Polsek dan akhirnya terjadi kesepakatan damai antara kedua belah pihak dan pelaku kita maaf, korban juga telah memaafkan," ujar Aprino.
Dalam pemeriksaan, pelaku JHP mengaku melontarkan kata-kata bernada rasis itu lantaran sedang dalam kondisi tertekan. Dia mengaku sedang banyak pikiran karena belum bayar kos bulanan. Terlebih dia tengah terburu-buru mengambil bansos pemerintah.
"Dia (pelaku) merasa pada saat itu dibilang belum sarapan, terus juga buru-buru mau ngambil bansos bulanan, kemudian juga tertekan kebutuhan ekonomi karena belum bawa bayar kos sampai bulan ini," jelas Aprino.
Pelaku juga mengaku tindakan rasis itu diucapkan secara spontan.
"Pengakuan pelaku sendiri itu adalah spontan diucapkan dari mulut pelaku sendiri," ucap Aprino.
"Kasus tidak dilanjutkan ke tahap penuntutan ataupun kepersidangan," sambung dia.
Faktor kemanusiaan tampaknya menjadi pertimbangan utama. Dari hasil pemeriksaan kejiwaan, pelaku dinyatakan tidak mengalami gangguan jiwa. Pelaku hidup sebatang kara dan bekerja di sebuah gereja di Jakarta Pusat.
"Pelaku adalah sebatang kara, sudah berumuran lansia. Jadi, tinggal Jakarta sendiri dan bekerja di salah satu gereja di Jakarta Pusat," jelas Aprino.
Pelaku sendiri ditangkap pada Minggu (8/6) di sebuah kos-kosan di Tanah Abang. Namun karena pengakuan dan permintaan maaf, serta kesediaan korban memaafkan, dia akhirnya dibebaskan.
"Kita telah sampaikan dari pelaku sendiri mengakui kesalahannya dan juga meminta maaf, telah membuat video juga dengan korban," kata Aprino.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
