
Layvin Kurzawa bela Marc Klok. (Dok. Persib Bandung)
JawaPos.com - Layvin Kurzawa membela Marc Klok yang dilaporkan Bhayangkara FC telah melakukan rasisme kepada Henry Doumbia. Setelah laporan tersebut, Kapten Persib itu langsung membuat klarifikasi dalam sebuah unggahan di sosial media.
Bhayangkara FC terlebih dahulu membuat sebuah unggahan yang menjelaskan keributan Wahyu Subo Seto dengan Marc Klok setelah babak pertama. Mereka menerima laporan bahwa Henry Doumbia mendapatkan perlakuan rasisme dari Marc Klok.
Terkait rasisme tersebut, Bhayangkara FC melaporkan aksi rasisme Marc Klok kepada Match Commissioner. Pihak klub juga sudah bersurat kepada Komisi Disiplin PSSI.
Tidak terima dengan laporan Bhayangkara FC, Marc Klok juga membuat pernyataan resmi. Dia merasa tidak pernah dan tidak akan menjadi pelaku rasisme karena selalu menghormati para pemain dari berbagai latar belakang budaya dan negara.
Klok bahkan menegaskan bahwa dia mengatakan "Give me the ball back," kepada Doumbia.
Sementara pemain asal Pantai Gading tersebut sudah meminta maaf karena mengira Klok memanggilnya black.
Dalam pernyataan resminya, Klok menuntut permintaan maaf dari Bhayangkara FC. Menurut pemain Timnas Indonesia tersebut, dilaporkan sebagai pelaku rasisme merusak nama baiknya.
Dukungan dari rekan setim mulai mengalir untuk Marc Klok yang dituduh melakukan rasisme. Salah satunya datang dari Layvin Kurzawa.
Pemain yang berposisi sebagai bek kiri tersebut dengan tegas menolak tindakan rasisme dalam bentuk apapun. Selain itu, Layvin Kurzawa membela Marc Klok yang meyakini bahwa kaptennya itu bukanlah seorang pelaku rasisme.
"Saya menentang segala bentuk rasisme. Dukungan penuh untuk kapten saya - saya tahu siapa dia dan apa yang dia perjuangkan. Tidak ada tempat untuk rasisme, selamanya," tulis eks bek Paris Saint-Germain tersebut di Instastory.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
