
Ilustrasi: Gerbang tol Cikampek Utama (Jasa Marga)
JawaPos.com-Polda Metro Jaya telah memetakan sejumlah lokasi rawan kemacetan khususnya di pintu keluar DKI Jakarta saat arus mudik Idul Fitri 1444 Hijriah.
"Titik pintu keluar Jakarta yang rawan macet dibagi menjadi dua kategori, yakni untuk roda empat dan roda dua," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (7/4).
Latif menjelaskan, untuk roda empat titik rawan macet saat mudik terjadi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek), akses lalu lintas menuju Pelabuhan Merak dan menuju Bogor (Jawa Barat).
"Jalur tol sudah kita siapkan untuk yang ke arah Cikampek, itu yang ke arah timur. Terus nanti yang ke arah barat (Merak) juga sudah kita siapkan, begitu juga Jagorawi yang akan kita siapkan ke arah Bogor," katanya.
Untuk kendaraan roda dua diprediksi mengalami kemacetan di Jalan Inspeksi Kalimalang yang biasa digunakan masyarakat untuk mudik menggunakan sepeda motor melalui jalur utara. "Untuk jalur alternatif khusus sepeda motor itu di jalur yang paling utama adalah dari Halim lama, yaitu nanti sampai dengan Jatiwaringin," ungkapnya.
Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan panjang, Latif juga akan mendirikan pos pengamanan (pospam) di titik-titik tersebut. "Pospam selalu kita tempatkan pada titik-titik kepadatan untuk memperlancar arus lalu lintas," katanya.
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) akan menurunkan sebanyak 148.211 personel gabungan yang terdiri atas Polri dan unsur terkait lainnya, seperti TNI, kementerian/lembaga serta pemerintah daerah untuk melakukan Operasi Ketupat Idul Fitri 2023.
Ratusan ribu personel ini berasal dari Mabes Polri sebanyak 1.240 personel, Polda 91.153 personel dan instansi terkait 55.818 personel. "Kami melakukan bersama-sama agar operasi ini berjalan aman, lancar dan tertib, sesuai dengan tagline, 'Mudik Aman dan Berkesan'," kata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal (Irjen) Pol Sandi Nugroho dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (1/4).
Polri juga menyediakan pos-pos pengamanan dan pelayanan di Jalan Tol Trans Jawa dan Polda Banten menyiapkan 16 pos pengamanan dan 4 pos pelayanan. Polda Metro Jaya 76 pos pengamanan dan 16 pos pelayanan serta Polda Jawa Barat 227 pos pengamanan dan 53 pos pelayanan.
Polda Jawa Tengah menyiapkan 167 pos pengamanan dan 55 pos pelayanan dan Polda DI Yogyakarta 16 pos pengamanan dan 6 pos pelayanan. Sedangkan Polda Jawa Timur menyiapkan 160 pos pengamanan dan 57 pos pelayanan. Pos pengamanan dan pelayanan juga dihadirkan di Jalan Tol Trans Sumatera, yaitu terdapat 247 pos pengamanan dan 134 pos pelayanan. (*)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
