Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 Februari 2024 | 03.15 WIB

Banjir di Semper Timur Tak Juga Surut, Lurah Beberkan Alasannya

Air berwarna coklat pekat masih menggenangi rumah warga di Semper Timur, Cililitan, Jakarta Utara, pada Rabu (31/1). (Royyan/JawaPos.com) - Image

Air berwarna coklat pekat masih menggenangi rumah warga di Semper Timur, Cililitan, Jakarta Utara, pada Rabu (31/1). (Royyan/JawaPos.com)

JawaPos.com - Lurah Semper Timur Sarmudi buka suara terkait banjir di wilayahnya yang bertahan lama hingga setengah hari alias 12 jam lebih sejak pertama kali hujan dengan intensitas tinggi pada Rabu (31/1) malam. Ia mengatakan hal itu karena pihaknya hanya mengandalkan pompa terpusat di Cilincing.

"Ini kalau yang di Jalan Kebantenan emang surutnya agak lama hanya karena mengandalkan pompa bolak cabe yang ada di Cilincing. Jadi airnya ngantre," ujarnya kepada JawaPos.com, Rabu (31/1).
 
Ia mengatakan bahwa pihak Dinas Sumber Daya Air (SDA) sudah sempat melakukan penyedotan air dengan pompa apung. Namun hal itu tak berpengaruh .
 
 
"Tadi udah disedot pake pompa apung oleh SDA cuma ya karena muaranya ke pompa bolak cabe muter lagi di ke sini airnya," ungkapnya.
 
Selain itu Sarmudi juga menyampaikan bahwa hujan yang terjadi semalam memang intensitasnya tinggi. Sehingga, waktu surut banjir menjadi agak lama.
 
"Kalau hujan untensitasnya tinggi biasanya gak sampe sore dia (surut), paling itungan jam udah surut," tegasnya.
 
Namun begitu, ia memastikan bahwa pihaknya sudah memberikan bantuan sembako untuk ratusan warganya yang terdampak banjir hari ini.
 
"Kalau yang terdampak ada 236 orang di wilayah rw 2 dan rw 6. Tapi tetap yang gak ngungsi tetap kita supply makanan," tandas Sarmudi.
 
Sebelumnya, Air berwarna coklat pekat masih menggenangi rumah warga di Semper Timur, Cililitan, Jakarta Utara. Beberapa anak kecil terlihat bermain-main dengan air. Bahkan mereka tampak membawa jaring berharap mendapatkan ikan yang ikut terbawa arus air.
 
Roni, 43, mengeluh sudah hampir setengah hari alias 12 jam banjir tak juga surut di rumahnya. Sudah sejak pukul 1.30 WIB dini hari rumahnya dikepung banjir.
 
"Ini udah lama banget. Gak biasanya. Dipompa juga gak ngaruh," ujarnya kepada JawaPos.com, Rabu (31/1).
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore