Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 9 Desember 2023 | 03.05 WIB

KPAI Sebut Akar Permasalahan Pembunuhan 4 Anak di Jagakarsa Diduga karena KDRT

Polres Metro Jakarta Selatan membawa empat jenazah anak yang tewas di sebuah rumah kontrakan di Jalan Raya Kebagusan, Jagakarsa, Jakarta Selatan (6/12). - Image

Polres Metro Jakarta Selatan membawa empat jenazah anak yang tewas di sebuah rumah kontrakan di Jalan Raya Kebagusan, Jagakarsa, Jakarta Selatan (6/12).

JawaPos.com - Pembunuhan empat anak oleh ayahnya sendiri di Jagakarsa, Jakarta Selatan, masih meninggalkan luka yang mendalam bagi dunia anak di Indonesia. Kasus pembunuhan yang dilakukan Panca kepada empat anaknya yang berinisial V, 6, S, 4, AS, 3, dan AK, 1, ini ditengarai bermula saat ada Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dialami ibunya yang berinisial D.

"Sebelumnya warga menyampaikan, sepekan lalu ibu dari 4 anak tersebut mengalami KDRT," kata Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jasra Putra dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (8/12).
 
Saat itu, D mengalami kekerasan hingga dilarikan ke rumah sakit dan kasusnya sempat dilaporkan ke Polsek Jagakarsa. Setelah itu, sang anak ditinggalkan di rumah bersama dengan ayahnya yang kemudian melakukan aksi pembunuhan tersebut. 
 
 
"KPAI menyayangkan situasi sangat mengenaskan, kita melihat urusan anak anak yang sangat tertinggal dalam situasi mengontrak, sangat tertinggal dalam kasus konflik orang tuanya," ungkap Jasra.
 
"Dengan adanya kasus KDRT sebelumnya, bahwa kita tahu, situasi keluarga di Indonesia sangat beragam ya. Anak anak hidup dalam berbagai kondisi yang seringkali sebenarnya sudah harus dalam pengawasan negara," sambungnya.
 
Hingga saat ini, ia mengatakan bahwa berbagai pertanyaan masih mengambang dalam kasus pembunuhan empat anak tersebut. Namun, ia memprediksi bahwa akar persoalan dari kasus ini takkan jauh dari konflik orang tua. 
 
"Saya kira tidak jauh dari persoalan orang tua yang berkonflik sangat tajam dan menganggap KDRT dan membunuh anak sebagai jalan keluar masalah," tandas Jasra.
 
Sebelumnya, warga Jagakarsa, Jakarta Selatan dikagetkan dengan penemuan 4 jenazah anak. Para korban ditemukan tewas di dalam kamar mandi, dengan kondisi terkunci.
 
 
"Betul, 4 orang. Ada 4 orang penemuan mayat di dalam kamar. Untuk sementara masih dilakukan penyelidikan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Bintoro saat dihubungi, Rabu (6/12).
 
Polisi menduga pelaku pembunuhan adalah orang tua korban. Keempat anak ini diyakini sebagai anak dari pelaku. "Sementara masih dugaan anaknya, semuanya masih kita cek dulu," jelasnya.
 
Bahkan pelaku melakukan upaya percobaan bunuh diri. “Sementara untuk orang tuanya sendiri, orang tuanya yang diduga sebagai pelaku mencoba untuk bunuh diri juga,” kata Bintoro.
 
Namun, sang ayah masih selamat. Kini dia telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore