Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Oktober 2026 | 16.44 WIB

Singapura Tetap Mau Bantu Indonesia Atasi Asap Meski Warganya Terdampak

Pemadaman karhutla di Kalsel (Dok Antara).

JawaPos.com - Singapura tetap menawarkan bantuan kepada Indonesia untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyebabkan kabut asap menyelimuti sejumlah wilayah di kawasan Asia Tenggara. 

Meski warganya ikut terdampak, pemerintah Singapura menyambut komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk menangani kebakaran, memperketat larangan pembakaran lahan gambut, serta memprioritaskan pencegahan kebakaran dalam jangka panjang.

Menteri Senior Singapura K. Shanmugam mengatakan, langkah-langkah yang diambil Prabowo menunjukkan keseriusan pemerintah Indonesia dalam menangani persoalan kabut asap. Ia juga menyambut keputusan Indonesia untuk menerima bantuan dari negara lain dalam upaya memadamkan api.

Berbicara kepada wartawan pada Senin (19/10), Shanmugam yang juga menjabat Menteri Koordinator Keamanan Nasional Singapura menegaskan bahwa negaranya siap berkontribusi dalam penanganan kebakaran yang dampaknya dirasakan lintas batas negara tersebut.

“Singapura telah menawarkan bantuan, dan kami akan melakukan bagian kami untuk mendukung,” kata Shanmugam dikutip dari Strait Times.

Dukungan itu diberikan di tengah meningkatnya keluhan masyarakat Singapura akibat memburuknya kualitas udara. Kabut asap yang berasal dari kebakaran di Indonesia tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan masyarakat.

Menurut Shanmugam, Prabowo secara langsung telah menyampaikan komitmennya untuk mengatasi persoalan kabut asap. Salah satu langkah yang menjadi perhatian adalah penerbitan arahan untuk melarang praktik tebang dan bakar (slash-and-burn) di lahan gambut.

Selain penanganan kebakaran yang sedang berlangsung, pemerintah Indonesia disebut ingin menjadikan pencegahan sebagai solusi jangka panjang. Langkah ini penting karena kebakaran lahan, terutama di kawasan gambut, dapat berlangsung lama dan menghasilkan asap yang menyebar hingga ke negara tetangga.

Shanmugam menilai sejumlah kebijakan yang ditempuh pemerintah Indonesia menunjukkan perubahan pendekatan dalam menghadapi persoalan tersebut.

“Beberapa langkah ini cukup belum pernah terjadi sebelumnya. Langkah-langkah tersebut menunjukkan pendekatan dan cara berpikir Prabowo serta pemerintahannya,” ujar Shanmugam.

Pernyataan tersebut disampaikan ketika Singapura dan Malaysia sama-sama menawarkan bantuan untuk mengatasi kebakaran yang menyebabkan kabut asap meluas di kawasan regional.

Shanmugam juga menyinggung keputusan Prabowo mengganti Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto dengan Letnan Jenderal TNI Kristomei Sianturi.

BNPB merupakan lembaga yang memiliki peran penting dalam koordinasi penanggulangan bencana, termasuk penanganan kebakaran dan bantuan darurat.

Suharyanto diberhentikan pada 15 Oktober, sehari setelah adik laki-lakinya ditangkap terkait dugaan korupsi dana bantuan darurat. Meski demikian, informasi tersebut tidak dengan sendirinya membuktikan keterlibatan Suharyanto dalam perkara yang menjerat adiknya.

Editor: Kuswandi
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore