
Ilustrasi robot pencengkeram yang dirancang untuk menangkap dan menyingkirkan satelit mati dari orbit Bumi demi mengurangi ancaman sampah antariksa (The Times)
JawaPos.com - Inggris menyiapkan lebih dari 60 juta pound sterling (setara lebih dari Rp1,431 triliun, dengan kurs Rp23.850 per pound sterling) untuk menyingkirkan dua satelit mati dari orbit Bumi. Dijadwalkan meluncur pada 2029, misi ini menandai langkah penting dalam upaya menghadapi sampah antariksa yang mengancam satelit aktif sekaligus mengembangkan teknologi untuk melindungi infrastruktur orbit yang menopang komunikasi, navigasi, dan keamanan nasional.
Dilansir dari The Times, Jumat (16/10/2026), program bernama UK Active Debris Removal (UK ADR) akan mengerahkan wahana yang dapat diisi ulang bahan bakarnya dan dilengkapi lengan robotik untuk menangkap dua satelit tak berfungsi. Setelah ditangkap, keduanya akan diarahkan ke orbit lebih rendah agar memasuki atmosfer dan terbakar secara alami. Pemerintah Inggris menyebutnya sebagai misi pertama yang dirancang untuk menyingkirkan lebih dari satu satelit dengan metode tersebut.
Ancaman yang hendak diatasi jauh melampaui dua satelit itu. Ratusan ribu objek puing yang terlacak bergerak dengan kecepatan lebih dari 27.360 kilometer per jam di antariksa. Tabrakan dengan serpihan yang relatif kecil sekalipun dapat merusak satelit operasional. Kerusakan juga berpotensi menghasilkan puing tambahan yang meningkatkan risiko bagi objek lain. Akibatnya, layanan berbasis satelit, mulai dari GPS hingga prakiraan cuaca dan komunikasi, menghadapi ancaman yang tidak bisa diselesaikan hanya dengan meluncurkan satelit pengganti.
Baca Juga:Elon Musk Sebut Pemerintah AS Bisa Jadi Dalang di Balik Pembatasan Kecepatan Drone Ukraina
Menteri Antariksa Inggris Liz Lloyd mengatakan negaranya ingin mengambil peran lebih besar dalam mengatasi persoalan tersebut. "Sampah dan puing antariksa menimbulkan tantangan yang sangat besar dan terus meningkat. Namun, dengan keahlian yang kami miliki di dalam negeri, Inggris bertekad memimpin upaya global untuk membersihkan sampah antariksa," ujarnya. Menurutnya, misi ini akan membantu melindungi satelit yang mendukung kehidupan modern sekaligus menjaga keamanan negara.
Wahana tersebut dijadwalkan berangkat dari SaxaVord Spaceport di Pulau Unst, Shetland, Skotlandia, pada 2029. Pemerintah sebelumnya mengalokasikan 30 juta pound sterling atau sekitar Rp715,5 miliar untuk mendukung kemampuan peluncuran mandiri. Operasi UK ADR ditargetkan menuntaskan penyingkiran kedua satelit paling lambat pada 2032. Wahana yang dirancang dapat diisi ulang bahan bakarnya itu juga disiapkan agar berpotensi digunakan kembali untuk misi berikutnya.
Badan Antariksa Inggris bekerja sama dengan ClearSpace UK sebagai mitra pelaksana industri. Direktur Bersama Badan Antariksa Inggris, Alice Bunn, menegaskan bahwa sasaran program tidak berhenti pada pembersihan orbit.
"Misi ini bukan hanya tentang menyingkirkan puing. Misi ini juga tentang mengembangkan kemampuan yang memungkinkan perawatan, perakitan, dan manufaktur di orbit pada masa depan," katanya. Teknologi tersebut dapat menjadi dasar bagi layanan antariksa yang memungkinkan satelit diperbaiki atau diisi ulang tanpa harus selalu diganti.
Direktur Pelaksana ClearSpace UK, Rob Atchison, mengatakan timnya akan melibatkan insinyur dan spesialis dari seluruh Britania Raya dan Irlandia Utara, bersama mitra internasional.
"Langkah berikutnya adalah merancang, membangun, dan menguji wahana yang mampu mendekati objek secara aman, meskipun objek itu tidak pernah dirancang untuk ditangkap, lalu mengambil kendali atasnya," ujarnya. Pengembangan ini membutuhkan keahlian dalam robotika, navigasi, pengendalian wahana, serta operasi pendekatan dan penangkapan di orbit.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022