Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Oktober 2026 | 13.07 WIB

Waspada AdFection, Teknologi Cuak Ala Israel yang Targetkan Jurnalis hingga Pejabat

Ilustrasi smartphone yang bisa diserang AdFection (Dok RianAlfianto/JawaPos.com). - Image

Ilustrasi smartphone yang bisa diserang AdFection (Dok RianAlfianto/JawaPos.com).

JawaPos.com - Perangkat mata-mata atau spyware baru bernama AdFection dilaporkan mampu menginfeksi ponsel dan komputer hanya melalui iklan daring. Temuan Citizen Lab mengungkap, serangan ini tidak mengharuskan korban mengeklik tautan atau mengunduh berkas apa pun.

Seperti dilansir dari Engadget metode tersebut dikenal sebagai zero-click, yakni serangan yang dapat berjalan tanpa interaksi pengguna. Menurut peneliti, AdFection menjadi temuan pertama serangan spyware yang didukung pemerintah dan disebarkan melalui jaringan iklan daring dengan metode tersebut.

Teknologi ini diduga dikembangkan oleh Discover-Tech, perusahaan asal Israel. Berdasarkan laporan Citizen Lab, teknologi tersebut digunakan untuk menargetkan jurnalis dan staf jaringan berita Al Jazeera, serta pejabat dan karyawan di sejumlah organisasi, termasuk NATO, Komisi Eropa, NVIDIA, dan Arm.

"Selama bertahun-tahun, Discover-Tech telah memanfaatkan ekosistem periklanan untuk mengubah situs web tepercaya dan aplikasi populer menjadi platform penyebaran spyware zero-click," ujar peneliti senior Citizen Lab, Bill Marczak, kepada The Financial Times.

Dalam laporannya, Citizen Lab menyebut Discover-Tech memosisikan diri sebagai perusahaan periklanan yang sah. Namun, perusahaan itu dinilai berperan sebagai penghubung antara penyedia iklan dan ekosistem spyware komersial.

Google, salah satu platform periklanan yang terdampak, telah memblokir Discover-Tech dari jaringan iklannya.

"Menyusul investigasi bersama dengan Citizen Lab dan Confiant, Google telah memblokir Discover-Tech dari platform iklan kami karena secara sistematis melanggar kebijakan perusahaan," ungkap Google dalam sebuah pernyataan.

 Iklan daring menjadi salah satu jalur penyebaran malware karena dapat menjangkau pengguna di berbagai situs web dan aplikasi. Sistem periklanan digital umumnya menggunakan mekanisme lelang otomatis real-time, yang memungkinkan pengiklan menayangkan iklan kepada kelompok pengguna tertentu.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore