Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 Oktober 2026 | 22.53 WIB

Serangan Rudal Houthi Ancam Bandara, Singapura Peringatkan Warganya Tak Bepergian ke Arab Saudi

Tangkapan layar dari rekaman video memperlihatkan sebuah rudal Houthi yang sedang diluncurkan. (AFP) - Image

Tangkapan layar dari rekaman video memperlihatkan sebuah rudal Houthi yang sedang diluncurkan. (AFP)

JawaPos.com - Pemerintah Singapura mengeluarkan peringatan perjalanan bagi warganya untuk menunda seluruh perjalanan ke Arab Saudi menyusul meningkatnya serangan rudal dan drone yang menyasar bandara serta infrastruktur energi sejak Juli 2026. Peringatan ini juga berdampak pada warga Singapura yang berencana menjalankan ibadah umrah.

Kementerian Luar Negeri Singapura (MFA) menyampaikan imbauan tersebut pada Selasa (13/10). Pemerintah meminta warganya menghindari perjalanan ke Arab Saudi untuk sementara waktu karena risiko keamanan dinilai semakin tinggi.

Dalam keterangan resminya, MFA menyebut sejumlah bandara di Riyadh, Abha, Dammam, Khamis Mushait, Najran, dan Jizan telah menjadi sasaran serangan dalam beberapa waktu terakhir.

Serangan berulang terhadap Bandara Internasional King Khalid (KKIA) di Riyadh juga menyebabkan penghentian sementara operasional bandara dan pengalihan penerbangan.

“Warga Singapura yang sudah berada di Arab Saudi harus menghindari semua perjalanan ke KKIA dan wilayah berisiko tinggi lainnya hingga pemberitahuan lebih lanjut, serta menghindari perjalanan yang tidak penting di dalam kerajaan,” kata MFA dalam imbauannya.

Kementerian juga meminta warga terus memantau pemberitaan lokal dan mengikuti arahan otoritas setempat. Mereka yang telah memesan penerbangan atau berencana transit di Arab Saudi diminta memeriksa informasi terbaru dari maskapai, memastikan status penerbangan pada hari keberangkatan, serta membeli asuransi perjalanan.

MFA mengingatkan warga yang tetap harus bepergian ke Arab Saudi maupun yang sedang berada di kawasan Timur Tengah agar bersiap menghadapi gangguan perjalanan dalam waktu singkat.

Pemerintah juga sangat menganjurkan warga mendaftarkan perjalanan mereka melalui layanan eRegister MFA agar dapat dihubungi jika diperlukan. Warga yang membutuhkan bantuan konsuler dapat menghubungi Kedutaan Besar Singapura di Riyadh, Konsulat Jenderal Singapura di Jeddah, atau kantor siaga MFA.

MUIS Imbau Calon Jemaah Umrah Pertimbangkan Penundaan

Peringatan perjalanan tersebut turut menjadi perhatian Dewan Agama Islam Singapura (MUIS). Pada Rabu, MUIS meminta warga Singapura yang berencana menjalankan ibadah umrah untuk memperhatikan imbauan MFA dan mempertimbangkan penundaan perjalanan selama situasi keamanan belum membaik.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore