Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 13 Oktober 2026 | 18.19 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Malaysia Tutup Sekolah di Johor hingga 16 Oktober

Ilustrasi sekolah di Malaysia ditutup akibat dampak Karhutla di Indonesia. (TheEdgeMalaysia) - Image

Ilustrasi sekolah di Malaysia ditutup akibat dampak Karhutla di Indonesia. (TheEdgeMalaysia)

JawaPos.com - Pemerintah Malaysia mempertahankan kebijakan penutupan sekolah berdasarkan kondisi kualitas udara di masing-masing wilayah di tengah kabut asap yang kian memburuk. Kebijakan ini membuat seluruh sekolah dan institusi pendidikan di Johor harus tutup selama lima hari, mulai 12 hingga 16 Oktober 2026.

Menteri Pendidikan Malaysia Fadhlina Sidek mengatakan, keputusan penutupan sekolah tidak bisa ditetapkan seragam untuk beberapa hari sekaligus. Sebab, kondisi kualitas udara dapat berubah menurut waktu dan lokasi, sehingga pemerintah perlu mempertimbangkan tingkat pencemaran di setiap daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan Fadhlina melalui unggahan di Facebook pada Senin (12/10), menyusul desakan orang tua agar pemerintah memberikan kepastian lebih awal mengenai kegiatan belajar mengajar selama kabut asap berlangsung.

Sebagian orang tua mengusulkan agar sekolah diliburkan selama beberapa hari berturut-turut. Dengan begitu, keluarga dapat mengatur jadwal kerja, pengasuhan anak, dan kebutuhan sehari-hari tanpa harus menunggu pengumuman penutupan sekolah setiap hari.

Namun, Fadhlina menegaskan, keputusan tersebut harus mempertimbangkan keselamatan siswa sekaligus dampak terhadap proses pembelajaran.

“Dalam mengambil keputusan, penting untuk memahami bahwa pembacaan Indeks Pencemaran Udara (API) dapat berubah bergantung pada waktu dan lokasi,” kata Fadhlina.

Karena itu, penutupan sekolah harus disesuaikan dengan kondisi aktual di masing-masing wilayah. Meski demikian, ia mengaku memahami kekhawatiran orang tua dan telah meminta agar pengumuman penutupan sekolah disampaikan sedini mungkin agar keluarga memiliki waktu untuk bersiap.

“Saya memahami kekhawatiran ini. Karena itu, saya telah meminta agar keputusan penutupan sekolah diumumkan sedini mungkin untuk memberi orang tua waktu mempersiapkan diri,” ujarnya.

Johor Jadi Wilayah Paling Terdampak Kabut Asap

Kabut asap telah memicu penutupan sekolah di sejumlah wilayah Semenanjung Malaysia sejak pekan lalu. Pengumuman umumnya disampaikan sehari sebelum kegiatan belajar mengajar dihentikan.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore