Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 1 Agustus 2026 | 13.13 WIB

Iran Serang Dua Kapal Tanker yang Dikawal Militer AS Saat Melintasi Selat Hormuz

Ilustrasi kapal tanker di perairan Selat Hormuz. ( AP Photo/Kamran Jebreili). - Image

Ilustrasi kapal tanker di perairan Selat Hormuz. ( AP Photo/Kamran Jebreili).

JawaPos.com - Iran dilaporkan telah menyerang dua kapal tanker minyak yang dikawal militer Amerika Serikat (AS) saat melintasi Selat Hormuz pada Jumat (31/7) waktu setempat. Serangan itu disebut dilakukan karena kedua kapal dianggap melanggar aturan pelayaran yang ditetapkan Teheran, sekaligus memperburuk ketegangan di salah satu jalur distribusi minyak paling penting di dunia.

Dilansir via Guardian, korps Garda Revolusi Islam Iran (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) menyatakan kedua kapal tanker tersebut dihentikan setelah memasuki Selat Hormuz melalui jalur yang tidak diakui Iran. Menurut Teheran, kapal-kapal itu juga mendapat pengawalan udara dari militer Amerika Serikat.

Dalam pernyataannya, IRGC mengatakan, "kapal tanker minyak yang tidak patuh diserang dan dihentikan, sementara empat kapal tanker lainnya segera mengubah haluan dan kembali ke posisi sebelumnya."

IRGC juga menyebut kapal-kapal tersebut mencoba melintasi Selat Hormuz melalui 'rute yang tidak diumumkan' di bawah pengawalan pesawat militer AS.

Selat Hormuz Kembali Jadi Titik Panas Konflik

Insiden terbaru ini kembali menempatkan Selat Hormuz sebagai pusat ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat. Kedua negara sama-sama mengklaim memiliki aturan pelayaran yang harus dipatuhi kapal-kapal komersial yang melintas di kawasan tersebut.

Iran mengancam akan menyerang kapal yang menggunakan jalur selatan di dekat pantai Oman, sementara Amerika Serikat juga mengancam kapal yang dianggap melanggar blokade terhadap Iran.

Sejak konflik kedua negara kembali pecah sekitar dua pekan lalu, lalu lintas kapal di Selat Hormuz nyaris terhenti. Gangguan terhadap jalur distribusi energi global itu membuat harga minyak dunia terus merangkak naik.

Pada Kamis, harga minyak mentah bahkan telah melampaui USD 90 per barel setelah Amerika Serikat menyerang Iran sebagai balasan atas serangan Teheran terhadap pangkalan militer AS di Yordania.

Konflik Meluas ke Kuwait dan Lebanon

Di saat yang sama, konflik juga meluas ke negara lain di kawasan Timur Tengah.
Kementerian Pertahanan Kuwait melaporkan telah menembak jatuh sejumlah drone Iran yang mengarah ke 'fasilitas vital dan militer' tanpa menimbulkan korban.

Editor: Sabik Aji Taufan
Sumber: guardian
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore