
Ilustrasi atribut bendera Hamas. (Al-Jazeera)
JawaPos.com - Hamas dan sejumlah faksi Palestina baru saja menyepakati sebuah dokumen yang menjadi dasar pelaksanaan proses pelucutan senjata di Jalur Gaza.
Kesepakatan tersebut disebut Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai "langkah monumental" menuju perdamaian dan keamanan.
Meski demikian, implementasinya masih bergantung pada sejumlah syarat. Termasuk penarikan pasukan Israel dari Gaza.
Salinan dokumen yang diperoleh Al Jazeera menunjukkan bahwa seluruh pihak sepakat menyusun peta jalan (roadmap) rinci pelucutan senjata dalam waktu 14 hari.
Baca Juga:Bantah Klaim Trum, Hamas Tegaskan Tidak Ada Pelucutan Senjata Sebelum Israel Mundur dari Gaza
Tenggat tersebut dapat diperpanjang apabila disetujui badan verifikasi internasional dan seluruh pihak yang terlibat.
Meski demikian, Hamas menegaskan kesepakatan itu bukan berarti mereka akan langsung menyerahkan senjata.
Kelompok tersebut menyatakan pelaksanaan dokumen bergantung pada komitmen Israel menjalankan kewajibannya, terutama menarik pasukan dari Gaza dan membuka jalan bagi rekonstruksi wilayah tersebut.
"Negosiasi ini sulit dan berat, dan kami berusaha mencapai formula terbaik yang memungkinkan untuk dicapai," kata anggota delegasi perunding Hamas, Ghazi Hamad, kepada Al Jazeera.
Hamad menambahkan Hamas tidak akan melaksanakan bagian apa pun dari kesepakatan apabila Israel gagal memenuhi kewajibannya.
Hingga kini, pemerintah Israel belum memberikan tanggapan resmi terkait dokumen tersebut.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
