Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 23 Juli 2026 | 21.26 WIB

Trump Tegaskan Netanyahu Tak Akan Ditangkap di AS, Respons Wacana Wali Kota New York

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menghadiri upacara peringatan Hari Peringatan Prajurit Gugur Israel, atau Yom HaZikaron, di Pemakaman Militer di Gunung Herzl di Yerusalem, Selasa, 21 April 2026. (Ilia Yefimovich/Pool Photo via AP) - Image

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menghadiri upacara peringatan Hari Peringatan Prajurit Gugur Israel, atau Yom HaZikaron, di Pemakaman Militer di Gunung Herzl di Yerusalem, Selasa, 21 April 2026. (Ilia Yefimovich/Pool Photo via AP)

JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan kalau Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tidak akan ditangkap selama berada di wilayah Amerika Serikat.

Pernyataan itu disampaikan di tengah munculnya wacana dari Wali Kota New York Zohran Mamdani yang mengaku sedang mengkaji kemungkinan langkah hukum jika Netanyahu berkunjung ke kota tersebut.

Melalui unggahan di media sosial awal pekan kemarin, Trump memastikan tidak akan ada penangkapan terhadap Netanyahu dalam kondisi apa pun saat berada di Amerika Serikat.

Meski tidak menyebut nama Mamdani secara langsung, Trump juga menyinggung kontribusi Israel dalam perang melawan Iran sebagai bagian dari pernyataannya.

"Benjamin Netanyahu tidak akan ditangkap, dengan cara, bentuk, atau bentuk apa pun, saat berada di Amerika Serikat," tulis Trump.

Pernyataan Trump muncul setelah Mamdani, dalam sebuah wawancara yang ditayangkan akhir pekan lalu mengatakan tim hukum Pemerintah Kota New York sedang mempelajari sejauh mana kewenangan yang dimiliki apabila Netanyahu datang ke kota tersebut.

Dalam podcast video The Interview milik The New York Times, Mamdani menyatakan dirinya memandang Netanyahu sebagai sosok yang seharusnya menghadapi proses hukum internasional.

"Saya percaya bahwa Perdana Menteri Netanyahu berasal dari Den Haag. Dia adalah penjahat perang yang telah didakwa oleh Pengadilan Kriminal Internasional," kata Mamdani.

Isu tersebut mencuat karena Netanyahu hampir setiap tahun mengunjungi New York pada September untuk menghadiri Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang mempertemukan para pemimpin dunia.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore