
Robot pribadi Quester1 yang dapat berubah dari bentuk berkaki dua beroda menjadi berkaki empat akan debut dalam WAIC 2026 di Shanghai / Foto: (Global Times)
JawaPos.com — Tiongkok kembali menunjukkan ambisinya menjadi pemimpin teknologi global dengan memperkenalkan Quester1, robot pribadi yang dapat berubah bentuk layaknya karakter "transformer", dalam ajang World Artificial Intelligence Conference (WAIC) 2026 di Shanghai. Kehadiran robot ini menandai langkah baru ketika inovasi AI mulai bergeser dari perangkat lunak menuju mesin fisik yang mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi di dunia nyata.
Berbeda dari robot humanoid konvensional, Quester1 dirancang untuk berganti konfigurasi secara otomatis sesuai medan dan tugas. Inovasi tersebut dinilai membuka jalur baru bagi industri robotika karena menawarkan fleksibilitas yang belum dimiliki robot berbentuk tunggal.
Melansir Global Times, Selasa (14/7/2026), Quester1 dikembangkan oleh Swancor Advanced Materials Co. Robot tersebut dibangun di atas satu platform utama yang memungkinkannya berubah secara otomatis dari robot berkaki dua beroda menjadi robot berkaki empat. Perubahan bentuk ini membuat Quester1 mampu menyesuaikan diri dengan berbagai kondisi dan kebutuhan penggunaan.
Kemampuan tersebut memungkinkan Quester1 berfungsi sebagai pendamping di rumah, pendamping aktivitas luar ruangan, hingga perangkat pengambilan gambar cerdas. Swancor menyebut robot ini menggunakan "arsitektur terintegrasi lintas morfologi bergaya transformer", yang memungkinkan perubahan bentuk berlangsung sepenuhnya otomatis dan mulus dalam satu sistem.
Swancor menyatakan, "Berbeda dengan robot pribadi tradisional yang hanya memiliki satu bentuk tetap, Quester1 menawarkan dua morfologi dalam satu tubuh. Fleksibilitas ini memungkinkan robot memilih bentuk yang paling sesuai berdasarkan ruang, kondisi jalan, dan tugas yang dihadapi." Menurut analis, pendekatan tersebut menandai pergeseran dari pengembangan robot humanoid menuju robot multifungsi yang lebih adaptif.
Lebih luas dari pengembangan satu produk, inovasi tersebut mencerminkan arah baru industri robotika Tiongkok. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan dan lembaga riset di negara itu berlomba mengembangkan robot multi-morfologi untuk kebutuhan rumah tangga, industri, komersial, hingga penelitian, sehingga membentuk ekosistem inovasi yang semakin matang.
Salah satu contohnya adalah GD01, robot raksasa transformabel berawak buatan Unitree Robotics, yang diperkenalkan pada Mei 2026. Robot setinggi 2,7 meter dengan bobot 500 kilogram itu diklaim sebagai robot mecha berawak pertama di dunia yang siap diproduksi dan dapat berubah fungsi menjadi kendaraan sipil.
Sebelumnya, LimX Dynamics meluncurkan LimX TRON 2, robot AI modular yang dapat berganti konfigurasi menjadi robot berlengan ganda, berkaki dua, maupun beroda. Sementara itu, Southern University of Science and Technology mengembangkan GrowHR, robot bertubuh lunak berbobot 4,5 kilogram yang jauh lebih ringan dibandingkan robot kaku dengan ukuran serupa.
Peneliti Beijing Academy of Social Sciences, Wang Peng, mengatakan kemajuan tersebut didukung kolaborasi lintas industri. "Limpahan teknologi dari berbagai sektor telah memberikan dukungan yang kuat. Keahlian perusahaan kendaraan energi baru dalam pengendalian struktur kendaraan dan sistem penggerak, dipadukan dengan kemampuan produsen telepon pintar dalam optimalisasi cip serta interaksi manusia-mesin, telah menurunkan hambatan teknis inovasi lintas sektor," ujarnya.
Menurut Wang, keunggulan rantai pasok Tiongkok dalam teknologi motor penggerak presisi, sensor, dan material komposit ringan memungkinkan perusahaan menempuh jalur berbeda dibandingkan pesaing global. “Quester1 dan GD01 menunjukkan bahwa Tiongkok telah memasuki era baru embodied intelligence, yakni kecerdasan buatan yang diwujudkan dalam mesin fisik yang mampu berinteraksi dengan lingkungan nyata. Produk-produk ini bukan lagi sekadar prototipe laboratorium, melainkan telah menjadi produk siap pasar dengan peta jalan komersialisasi yang jelas,” katanya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022