
Perang di Timur Tengah memberikan tekanan pada ekonomi global karena dampaknya terhadap pasokan energi (Al-Jazeera)
JawaPos.com - World Bank memperingatkan bahwa konflik antara Amerika Serikat dan Iran berpotensi menyeret ekonomi global ke titik terendah sejak berakhirnya pandemi COVID-19.
Dilansir dari laman al-Jazeera pada Sabtu (13/6), dalam laporan Prospek Ekonomi Global terbaru, lembaga tersebut memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia tahun 2026 dari 2,9 persen menjadi 2,5 persen.
Penurunan itu dipicu oleh meningkatnya harga energi, inflasi yang lebih tinggi, serta biaya pinjaman yang terus meningkat.
Bank Dunia menilai ketegangan di Timur Tengah telah menciptakan tekanan besar terhadap stabilitas ekonomi internasional. Risiko ini semakin meningkat karena gencatan senjata yang rapuh antara Amerika Serikat dan Iran masih menghadapi berbagai tantangan.
Baca Juga:Gencatan Senjata Timur Tengah Tetap Bertahan di Tengah Iran dan Israel Siaga Hadapi Eskalasi Baru
Apabila konflik kembali meluas, dampaknya diperkirakan akan dirasakan oleh hampir seluruh negara di dunia.
Salah satu kekhawatiran utama adalah kemungkinan terganggunya jalur distribusi energi global melalui Selat Hormuz. Jalur tersebut merupakan salah satu rute utama pengiriman minyak dan gas dunia yang sangat penting bagi rantai pasokan internasional.
Gangguan berkepanjangan di wilayah tersebut diperkirakan dapat memperparah krisis energi dan meningkatkan tekanan terhadap berbagai sektor ekonomi.
Bank Dunia memperkirakan harga minyak mentah Brent akan mencapai rata-rata USD 94 per barel atau sekitar Rp1,53 juta per barel. Angka ini sekitar 36 persen lebih tinggi dibandingkan rata-rata harga tahun sebelumnya.
Selain minyak, harga pupuk juga diprediksi mengalami kenaikan yang berpotensi mendorong peningkatan harga pangan di berbagai negara.
Laporan itu juga memperkirakan inflasi global dapat meningkat menjadi 4 persen pada tahun ini, lebih tinggi dibandingkan 3,3 persen pada tahun sebelumnya. Dalam skenario yang lebih buruk, pertumbuhan ekonomi dunia bahkan dapat merosot hingga 1,3 persen apabila gangguan pasokan energi semakin parah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022