
Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com – Nilai tukar rupiah kembali tertekan pada perdagangan pasar spot, Selasa (26/5). Pelemahan mata uang Garuda terjadi di tengah pergerakan beragam mata uang Asia terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Mengacu pada data , pada pukul 09.17 WIB rupiah tercatat melemah 24 poin atau 0,14 persen ke level Rp17.768 per dolar AS. Angka tersebut makin merosot pada pukul 11.25 WIB yang tercatat melemah sebesar 43 persen atau 0,24 poin di level Rp 17.787 per dolar AS.
Tak hanya mata uang Indonesia, pergerakan mata uang di kawasan Asia pun cenderung bervariasi. Yen Jepang terpantau turun 0,03 persen terhadap dolar AS.
Di sisi lain, dolar Hong Kong juga melemah 0,02 persen, sementara dolar Singapura terkoreksi tipis 0,01 persen. Sementara, sejumlah mata uang Asia berhasil menguat. Dolar Taiwan naik 0,07 persen dan won Korea Selatan menguat 0,22 persen.
Rupee India bahkan mencatat penguatan paling besar di kawasan dengan kenaikan 0,49 persen terhadap dolar AS. Adapun peso Filipina turun 0,14 persen.
Yuan China ikut melemah 0,04 persen, disusul ringgit Malaysia yang turun 0,28 persen serta baht Thailand yang terkoreksi 0,31 persen.
Pengamat Pasar Uang Ibrahim Assuaibi mengatakan pelemahan rupiah kali ini cukup mengkhawatirkan. Terlebih, pasar domestik akan menghadapi libur nasional yang dinilai dapat memperbesar tekanan eksternal terhadap rupiah.
“Hari ini rupiah terus mengalami pelemahan. Kita melihat bahwa pelemahan mata uang rupiah di hari ini cukup signifikan. Pelemahannya begitu mengkhawatirkan, apalagi besok libur nasional yang kemungkinan besar tekanan eksternal ini akan cukup tinggi,” jelas Ibrahim.
Menurut Ibrahim, kondisi tersebut membuat ruang gerak intervensi Bank Indonesia menjadi lebih terbatas, khususnya di pasar domestik. Dia menjelaskan, sentimen utama yang menekan rupiah masih berasal dari faktor eksternal, terutama ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022