
Alexandr Wang direkrut Mark Zuckerberg setelah upaya Meta di bidang kecerdasan buatan mengalami serangkaian kemunduran tahun lalu / Foto: Fortune
JawaPos.com — Mark Zuckerberg kembali mengubah arah besar strategi kecerdasan buatan Meta dengan mempertaruhkan miliaran dolar AS pada Alexandr Wang, pendiri startup berusia 29 tahun yang kini menjadi salah satu figur paling berpengaruh di internal perusahaan.
Langkah ini menandai ambisi Meta untuk mengejar ketertinggalan dari OpenAI, Google, dan Anthropic dalam perlombaan AI global yang semakin intens.
Dalam setahun terakhir, Zuckerberg menempatkan Wang untuk mendorong unit AI Meta ke mode “perang”, setelah serangkaian kegagalan internal yang melemahkan posisi perusahaan. Hasil awal dari restrukturisasi tersebut adalah model Muse Spark, yang disebut sebagai model AI paling kredibel yang pernah dihasilkan Meta sejauh ini.
Mengutip Financial Review, Sabtu (6/6/2026), pendekatan ini menunjukkan bagaimana Zuckerberg memilih jalur tidak konvensional dengan menyerahkan kendali pada sosok muda ketimbang peneliti senior berpengalaman. Keputusan itu juga mencerminkan keyakinan bahwa urgensi ala startup dapat menembus birokrasi perusahaan teknologi raksasa.
Muse Spark sendiri lahir dari unit rahasia bernama TBD Lab, yang dipimpin Wang di dalam Meta Superintelligence Labs. Dalam waktu kurang dari 12 bulan, dia membentuk tim riset elit dengan bayaran jutaan dolar AS dan merombak sebagian besar struktur AI Meta. Model tersebut menjadi produk utama pertama dari kelompok riset tertutup itu.
Seorang profesor di Carnegie Mellon University sekaligus mantan Wakil Presiden Riset Kecerdasan Buatan Meta, Russ Salakhutdinov, menilai pencapaian awal tim tersebut cukup menjanjikan. Dia menyatakan, “Jumlah pekerjaan yang mampu dilakukan TBD Lab dalam waktu singkat sangat mengesankan,” sambil menambahkan, “Alex tahu apa yang tidak dia ketahui, dan dia bersedia untuk mendengarkan.”
Namun, pandangan tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan konsensus di internal Meta. Seorang mantan karyawan mengungkapkan kritik yang lebih tajam dengan menyebut, “Pihak TBD, Alex, dan Zuckerberg juga menetapkan standar yang cukup rendah untuk Muse Spark, baik secara internal maupun eksternal. Sementara itu, laboratorium lain bergerak jauh lebih cepat.”
Di sisi lain, Meta tetap mempertahankan optimisme atas arah yang ditempuh. Perusahaan menyatakan, “Rekam jejak Alex berbicara dengan sendirinya: dalam waktu kurang dari setahun, dia telah membantu membangun salah satu tim riset terkuat di industri dan memimpin Meta Superintelligence Labs saat meluncurkan Muse Spark serta membangun fondasi ilmiah dan teknis untuk mengembangkan model yang lebih maju di masa depan.”
Adapun, Wang direkrut setelah serangkaian kegagalan dalam proyek AI Meta, termasuk respons yang kurang memuaskan terhadap model Llama 4. Sebagai tindak lanjut dari kondisi tersebut, Mark Zuckerberg kemudian menginvestasikan 15 miliar dolar AS ke startup milik Wang, Scale AI, sekaligus menariknya ke dalam struktur internal perusahaan guna mempercepat transformasi di sektor kecerdasan buatan.
Di bawah kepemimpinannya, TBD Lab dibangun sebagai unit tertutup di Menlo Park dengan sekitar 100 peneliti. Struktur ini mencerminkan budaya startup yang sengaja dipertahankan Wang di dalam perusahaan raksasa, termasuk kebiasaan kerja non-hierarkis dan sesi internal yang santai namun intens.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
