
Ilustrasi bendera Amerika Serikat. (Bitcoin.com)
JawaPos.com - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, mengatakan Moskow tidak akan mengakui kewarganegaraan AS yang dipaksakan terhadap anggota keluarga diplomat Rusia yang bekerja di Amerika Serikat.
"Rusia tidak mengakui pemaksaan kewarganegaraan AS kepada warga negara Rusia yang lahir dari keluarga personel diplomatik, administratif-teknis, dan konsuler kami di AS," tulis Zakharova di sebuah artikel untuk surat kabar Rusia Vedomosti, dilansir dari Antara, Senin (4/5)
Pemberian kewarganegaraan AS secara sewenang-wenang kepada anak-anak diplomat Rusia berpotensi memberi Washington pengaruh untuk menekan personel misi Rusia di luar negeri, imbuh juru bicara itu.
"Bagaimana jika seorang anak diculik dengan dalih, misalnya, hukum anak atau kebutuhan untuk memverifikasi kesesuaian gender sebagai bagian dari gelombang aturan baru lainnya? Kami telah melihat banyak contoh seperti itu," kata Zakharova.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
