Simbang Gabi, tradisi religius di Filipina menjelang natal (LMP 2001/Wikimedia Commons)
JawaPos.com - Menjelang Natal, Filipina memiliki satu tradisi religius yang begitu lekat dengan kehidupan masyarakatnya, yakni Simbang Gabi. Lebih dari sekadar rangkaian misa, Simbang Gabi menjadi simbol iman, pengharapan, dan kebersamaan. Tradisi ini tidak hanya berada di gereja-gereja, tetapi juga menyatu dengan suasana kota dan desa, lengkap dengan cahaya lampion, doa bersama, hingga sajian kuliner khas yang menghangatkan suasana jelang hari kelahiran Yesus Kristus.
Mengutip dari My Franciscan, Simbang Gabi merupakan tradisi Natal khas Filipina yang berupa rangkaian sembilan misa subuh. Misa ini dimulai sejak 16 Desember dan berlangsung hingga tengah malam pada 24 Desember, yang bertepatan dengan misa malam Natal. Setiap misa digelar sangat pagi, dimulai sekitar pukul 04.00 waktu setempat. Tradisi ini dijalankan secara luas, baik oleh masyarakat yang tinggal di perkotaan maupun di pedesaan, meski dalam praktiknya berkembang dengan berbagai penyesuaian zaman.
Selama Simbang Gabi, gereja-gereja dihiasi lampu warna-warni dan parol, lentera berbentuk bintang yang menjadi simbol khas Natal Filipina. Di dalam gereja, umat disambut dengan Belen atau adegan kelahiran Yesus yang menampilkan bayi Yesus di palungan bersama Maria dan Santo Yusuf, para gembala, hewan ternak, hingga tiga orang majus yang mengikuti bintang Betlehem. Seluruh dekorasi ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan perayaan kelahiran Kristus.
Asal Usul Simbang Gabi
Mengutip dari Filcatholic, Simbang Gabi memiliki akar sejarah yang panjang dan berkaitan dengan tradisi Gereja Katolik pada masa lampau. Tradisi ini berawal dari Meksiko pada tahun 1587, ketika Paus mengabulkan permohonan Fray Diego de Soria untuk mengadakan misa Natal di luar ruangan karena gereja tidak mampu menampung jumlah umat yang membludak. Praktik misa subuh ini kemudian menyebar dan berkembang di Filipina.
Pada masa lalu, misa subuh diumumkan melalui bunyi lonceng gereja. Di daerah pedesaan, satu jam sebelum misa dimulai, alunan musik Natal dari band kuningan dimainkan berkeliling desa. Bahkan, ada kepercayaan bahwa pastor paroki akan mendatangi rumah-rumah umat untuk membangunkan mereka agar tidak melewatkan misa. Para petani dan nelayan bangun lebih awal untuk mendengarkan Injil sebelum bekerja, sambil memohon berkat dan hasil panen yang melimpah.
Makna Simbang Gabi bagi Umat
Melansir dari Catholics and Culture, waktu pelaksanaan misa yang dimulai sejak dini hari menjadi salah satu unsur utama yang memberi makna mendalam pada Simbang Gabi. Bangun sebelum fajar dan berjalan menuju gereja dalam suasana gelap dianggap sebagai bentuk pengorbanan sekaligus penantian rohani.
Usai misa, suasana berubah menjadi lebih meriah. Umat biasanya berkumpul di area sekitar gereja atau alun-alun, menikmati makanan tradisional sebelum kembali beraktivitas. Kebersamaan ini memperkuat ikatan sosial dan rasa komunitas. Banyak masyarakat Filipina juga meyakini bahwa permohonan atau doa yang dipanjatkan kepada Bayi Yesus selama sembilan hari Simbang Gabi memiliki kemungkinan besar untuk dikabulkan, sehingga tradisi ini dijalani dengan penuh harap dan ketulusan.
Kuliner Khas Setelah Misa
Menurut My Franciscan, salah satu momen yang paling dinantikan setelah Simbang Gabi adalah kehadiran jajanan tradisional di sekitar gereja. Berbagai stan makanan menyajikan kudapan khas Natal Filipina seperti bibingka, puto, puto bungbong, suman sa pasko, dan suman sa ibos. Hidangan ini biasanya disantap bersama teh atau kopi hangat. Selain itu, pandesal panas, roti sarapan khas Filipina, juga menjadi favorit umat yang baru saja mengikuti misa subuh.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022