
Perempuan berperan penting dalam pemulihan lingkungan. (EcoMatcher)
JawaPos.com - Pembahasan mengenai ekofeminisme semakin mencuri perhatian di berbagai ruang akademik maupun gerakan sosial dunia. Gagasan ini menekankan hubungan erat antara ketidakadilan terhadap perempuan dan kerusakan lingkungan, sebuah pola yang kian tampak dalam dinamika politik dan sosial kontemporer.
Seperti disampaikan dalam laporan E-International Relations (2025), perspektif ekofeminisme mulai digunakan di bidang hubungan internasional untuk membaca bagaimana dominasi patriarki terbentuk dalam kebijakan lingkungan dan struktur pengambilan keputusan global.
Dalam penelusuran lebih luas, ekofeminisme ternyata tidak berangkat dari satu arus pemikiran saja. Mengutip penjelasan Sociology Group, gerakan ini memiliki berbagai cabang, termasuk cultural ecofeminism dan social/ecosocialist ecofeminism. Cultural ecofeminism menyoroti peran simbolik dan nilai spiritual perempuan dalam hubungan dengan alam, sedangkan aliran ocial/ecosocialist ecofeminism lebih fokus pada pengaruh sistem ekonomi, struktur kekuasaan, dan relasi kelas yang memperparah ketidaksetaraan.
Laman Simply Psychology juga menegaskan bahwa ekofeminisme bukan sekadar membahas hubungan perempuan dan lingkungan, tetapi menawarkan cara baru memahami relasi kekuasaan, akses sumber daya, serta kerentanan sosial. Pendekatan ini memberi gambaran lebih jelas bagaimana keputusan ekonomi dan politik berdampak tidak proporsional pada perempuan, terutama masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana atau tekanan ekologis lainnya.
Menurut Encyclopaedia Britannica, ekofeminisme lahir dari kritik terhadap pola dominasi sosial yang dianggap merusak keseimbangan ekologis. Britannica menyebutkan bahwa gerakan ini memadukan perspektif feminis, analisis lingkungan, dan tuntutan kesetaraan sosial sehingga berkembang menjadi salah satu pendekatan yang relevan di tengah meningkatnya ancaman krisis iklim.
Hasil penelitian dari International Journal of Environmental Sciences & Research (IJESR) menambah bukti bahwa kontribusi perempuan dalam aksi lingkungan tidak hanya berada pada tataran teori. Studi tersebut menunjukkan bagaimana perempuan di berbagai negara terlibat dalam upaya menjaga hutan, mempertahankan sumber air, hingga memimpin protes terhadap proyek industri yang membahayakan ekosistem.
Sementara itu, laporan dari International Journal for Multidisciplinary Research (IJFMR) tahun 2025 mencatat bahwa paradigma ekofeminisme kini semakin masuk dalam strategi pendidikan dan penyusunan kebijakan publik. Penelitian itu menemukan bahwa perspektif ekofeminisme digunakan lembaga pendidikan, pemerintah, dan organisasi lingkungan untuk membaca dampak kebijakan terhadap kelompok rentan, serta sebagai dasar merancang program pembangunan yang lebih inklusif.
Rangkaian temuan dari berbagai sumber memperlihatkan bahwa ekofeminisme tengah bergerak menjadi kerangka pemikiran yang penting dalam mendorong perubahan sosial. Dengan krisis iklim yang terus memburuk dan ketimpangan gender yang belum terselesaikan, pendekatan ini menawarkan pijakan moral dan politik untuk menciptakan masa depan yang lebih setara sekaligus ramah lingkungan. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022