
Pekerja menggunakan scaffolding dari bambu di Sheung Wan pada 2024. Scaffolding dari bambu merupakan tradisi yang terus dipertahankan di Hong Kong. (Elson Li/SCMP)
JawaPos.com – Kebakaran besar yang menewaskan puluhan orang di Tai Po, Hong Kong, kembali menyoroti penggunaan scaffolding bambu yang sudah menjadi tradisi ratusan tahun. Material yang fleksibel dan murah ini ternyata mudah terbakar dan berperan besar dalam cepatnya penyebaran api di Wang Fuk Court.
Dikutip dari Reuters, Kamis (27/11), kobaran api dengan cepat melalap jaring hijau dan tiang bambu yang menutupi bangunan. Perancah tersebut kemudian roboh sambil menjatuhkan potongan material yang menyala ke jalan.
Bambu telah lama menjadi pilihan utama scaffolding di Hong Kong. Tradisi ini berasal dari Tiongkok daratan dan sudah digunakan sejak zaman kuno, bahkan dipercaya ikut dipakai dalam pembangunan Tembok Besar China.
Meski banyak kota besar di Asia telah beralih ke metal scaffolding, Hong Kong masih mempertahankan penggunaan bambu. Saat ini terdapat sekitar 2.500 ahli scaffolding bambu terdaftar, sementara jumlah pekerja scaffolding metal mencapai tiga kali lipat.
Pemandangan para pekerja memanjat gedung pencakar langit untuk memasang rangka bambu sudah menjadi bagian khas kota tersebut. Perancah itu dipadukan dengan jaring hijau untuk mencegah material jatuh ke jalan, seperti yang juga terpasang di Wang Fuk Court.
Pemimpin Hong Kong John Lee mengatakan telah membentuk gugus tugas untuk menyelidiki penyebab kebakaran. “Unit peninjau independen akan menyelidiki apakah dinding luar bangunan memenuhi standar penahan api,” ujarnya. Ia juga menambahkan, “Jika ada pelanggaran, kami akan menindak sesuai aturan.”
Pemerintah berjanji akan memeriksa proyek renovasi yang sedang berjalan, termasuk memastikan jaring dan bahan yang digunakan memenuhi standar keselamatan. Pada Maret lalu, pemerintah mengumumkan bahwa setidaknya 50 persen proyek publik baru diwajibkan menggunakan scaffolding metal.
Namun kebijakan ini lebih banyak menyoroti keselamatan pekerja daripada risiko kebakaran. Data pemerintah mencatat 22 pekerja scaffolding bambu meninggal antara 2019 dan 2024.
Meski demikian, pemerintah belum berniat melarang penggunaan perancah bambu. Pada Juli lalu, Menteri Tenaga Kerja Chris Sun mengatakan pemerintah “tidak berniat melarang” penggunaan scaffolding bambu.
Insiden kebakaran akibat perancah bambu sebenarnya bukan pertama kalinya. Pada Oktober lalu, scaffolding di Chinachem Tower di distrik Central juga terbakar dan membuat jendela serta dinding luar gedung hangus. Asosiasi Korban Kecelakaan Industri Hong Kong mencatat sedikitnya dua kebakaran lain yang melibatkan perancah bambu sepanjang tahun ini.
Kode praktik keselamatan pemerintah menyatakan bahwa jaring dan pelindung yang dipasang pada scaffolding harus memiliki bahan penahan api sesuai standar.
Namun Jason Poon, seorang whistle-blower yang pernah mengungkap cacat konstruksi di kota itu, mengatakan ia sudah memperingatkan pemerintah sejak tahun lalu mengenai kurangnya bahan penahan api pada jaring scaffolding di salah satu kompleks perumahan lain. Ia mengaku laporannya tidak digubris.
Reuters menyebut permintaan komentar kepada otoritas pemadam, bangunan, dan tenaga kerja belum mendapat respons hingga artikel ini diterbitkan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022