
Kemesraan Zohran Mamdani dan Rama Duwaji, viral setelah dirinya menang sebagai Wali Kota muslim pertama di New York. (The Statesman).
JawaPos.com - Nama Rama Duwaji tiba-tiba meledak di jagat maya, viral di internet khususnya di kalangan publik Amerika Serikat (AS). Dalam hitungan jam setelah suaminya, Zohran Mamdani, memenangkan pemilihan Wali Kota New York, publik Amerika Serikat (AS), bahkan dunia – langsung penasaran.
Siapa perempuan muda yang kini menyandang gelar First Lady termuda dalam sejarah Kota New York itu?
Di usianya yang baru 28 tahun, Duwaji bukan sekadar pendamping seorang politisi progresif. Ia adalah seniman dengan suara lantang dan karya yang menyentuh isu-isu kemanusiaan, dari Palestina hingga identitas perempuan Timur Tengah.
Dalam pidato kemenangannya pada Selasa (4/11) malam waktu setempat, Mamdani tak hanya berbicara tentang politik atau masa depan New York. Di tengah sorak pendukung, ia menyelipkan kalimat lembut yang membuat banyak hati mencair.
“Dan kepada istriku yang luar biasa, Rama, hayati,” ucap Mamdani, menggunakan kata Arab yang berarti “hidupku”.
“Tidak ada orang lain yang lebih kuinginkan berada di sisiku pada momen ini, dan di setiap momen lainnya.”
Sejak saat itu, nama Rama Duwaji melejit di mesin pencarian Google dan X (Twitter). Banyak yang menyebutnya “ikon baru bagi perempuan Muslim di Amerika”.
Seniman Muda, Aktivis, dan Suara dari Timur Tengah
Lahir di Texas dari keluarga keturunan Suriah, Rama menempuh pendidikan seni di Virginia Commonwealth University sebelum melanjutkan studi magister ilustrasi di School of Visual Arts, New York.
Karya-karyanya telah terpampang di BBC News, The New York Times, The Washington Post, Vice, hingga Tate Modern London, prestasi yang luar biasa untuk seniman seusianya.
Dalam situs pribadinya, Duwaji menulis bahwa seni baginya adalah 'cara menelusuri makna persaudaraan dan pengalaman komunal'. Banyak dari karyanya menampilkan potret masyarakat Arab dalam palet hitam-putih yang kuat dan emosional.
Bukan hanya soal estetika, Rama adalah suara perlawanan. Di akun Instagram-nya, ia kerap menyuarakan kritik terhadap imperialisme Amerika, kejahatan perang Israel, hingga pembersihan etnis warga Palestina.
Sikapnya yang tegas ini sejalan dengan pandangan politik progresif sang suami, Zohran Mamdani, yang dikenal vokal membela hak-hak minoritas.
“Rama bukan hanya istriku; dia adalah seniman luar biasa yang pantas dikenal atas karyanya sendiri,” tulis Mamdani di media sosial, beberapa bulan sebelum pemilihan.
Kisah cinta keduanya pun tak kalah menarik. Mamdani dan Duwaji bertemu lewat aplikasi kencan Hinge, sesuatu yang membuat netizen ramai berseloroh, "jadi masih ada harapan di dating apps."
Namun, selama masa kampanye, Duwaji jarang terlihat di depan publik. Ketidakhadirannya bahkan sempat memicu tudingan bahwa Mamdani “menyembunyikan istrinya”.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022