
Orangtua Jeff Bezos memiliki kedekatan kuat dengan Robin Hood, salah satu lembaga filantropi favorit Wall Street / Foto: (Fortune)
JawaPos.com — Keluarga pendiri Amazon, Jeff Bezos, menyumbangkan USD 100 juta atau sekitar Rp 1,75 triliun (kurs Rp 17.530 per dolar AS) untuk mendukung program pendidikan dan pengasuhan anak usia dini di New York.
Donasi itu menjadi sorotan karena mempertemukan filantropi keluarga miliarder dengan agenda progresif Wali Kota New York, Zohran Mamdani, yang selama ini dikenal kritis terhadap kalangan superkaya Amerika Serikat.
Dana itu disalurkan melalui Robin Hood Foundation, organisasi filantropi besar New York yang memiliki hubungan kuat dengan jaringan Wall Street. Bantuan tersebut membentuk “Jackie Bezos Endowment for Early Childhood”, dana abadi yang difokuskan untuk pendidikan dan perkembangan anak usia dini. Selain itu, terdapat tambahan komitmen USD 25 juta atau sekitar Rp 438,25 miliar apabila target pendanaan pendamping tercapai.
Baca Juga:Ketidakhadiran Olivia Rodrigo di Met Gala 2026 Dikaitkan dengan Aksi Boikot Terhadap Jeff Bezos
Dilansir dari Fortune, Rabu (13/5/2026), donasi tersebut akan membantu realisasi salah satu janji kampanye utama Mamdani, yakni program pendidikan dan pengasuhan gratis bagi anak mulai usia dua tahun melalui skema 2-K yang dapat diakses sepanjang tahun. Program itu menjadi bagian dari strategi pemerintah kota untuk memperluas akses pendidikan dasar bagi keluarga pekerja di New York.
Meski demikian, hubungan Mamdani dengan kalangan miliarder tidak selalu berjalan mulus. Wali kota berhaluan demokrat sosialis itu sebelumnya pernah menyatakan dirinya tidak percaya miliarder seharusnya ada. Ketegangan terbaru muncul ketika Mamdani mengumumkan rencana pajak rumah mewah kedua atau pied-à-terre tax di depan apartemen mewah CEO Citadel, Ken Griffin, senilai USD 238 juta atau sekitar Rp 4,17 triliun.
Kontroversi tersebut memicu respons dari dunia bisnis. COO Citadel, Gerald Beeson, bahkan mengisyaratkan proyek pembangunan perusahaan di kawasan Midtown dapat dibatalkan. Di sisi lain, Mamdani juga memilih tidak menghadiri Met Gala dengan alasan ingin mendorong New York menjadi kota yang lebih terjangkau bagi masyarakat.
Pemerintah kota menilai perluasan layanan pengasuhan universal memang membutuhkan dukungan lintas sektor. Juru bicara Balai Kota New York, Jenna Lyle, mengatakan kepada Fortune, “Untuk menghadirkan layanan pengasuhan anak gratis dan universal di seluruh lima wilayah kota, dibutuhkan upaya bersama pemerintah, penyedia layanan, keluarga pekerja, tenaga kerja, filantropi, dan warga New York.” Dia menyerukan, “Semua pihak harus bergerak ke arah yang sama.”
Dalam konteks mobilisasi dukungan filantropi tersebut, Robin Hood Foundation menjadi salah satu aktor utama yang terlibat dalam ekosistem bantuan sosial kota. Organisasi ini didirikan oleh tokoh hedge fund Wall Street Paul Tudor Jones pada 1988 dan didukung sejumlah nama besar sektor keuangan Amerika Serikat, termasuk Ken Griffin serta pendiri Bloomberg LP, Michael Bloomberg. Organisasi tersebut mendanai lebih dari 300 lembaga nirlaba dan membantu lebih dari 32 ribu warga memperoleh tempat tinggal.
CEO Robin Hood, Richard R. Buery Jr., menegaskan bahwa dana publik tetap menjadi fondasi utama program pengasuhan universal di New York. Namun, menurutnya, filantropi tetap berperan penting mempercepat realisasi kebijakan tersebut. “Peran filantropi adalah membantu pemerintah kota dalam menyediakan pendanaan serta menyalurkan sumber daya tersebut secara lebih efektif,” ujarnya kepada Fortune.
Kerja sama itu berlangsung ketika New York menghadapi defisit anggaran sebesar USD 12 miliar atau sekitar Rp 210,36 triliun. Dalam proposal anggaran tahun fiskal 2027, pemerintah kota mengalokasikan USD 59,6 juta atau sekitar Rp 1,04 triliun untuk program pengasuhan universal dan dukungan pendidikan dasar hingga menengah.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
