
Logo Apple terpampang di markas besar perusahaan di Cupertino, Amerika Serikat, saat sengketa hukum dengan Elon Musk terkait kemitraan OpenAI mencuri perhatian global. (Equity Pandit)
JawaPos.com — Apple Inc. menegaskan bahwa keputusannya bermitra dengan OpenAI dalam menghadirkan kecerdasan buatan generatif ke sistem operasi iPhone tidak bertujuan merugikan xAI, perusahaan rintisan milik Elon Musk.
Menurut Bloomberg, pernyataan ini disampaikan melalui dokumen pengadilan pada Selasa lalu, menyusul gugatan yang diajukan oleh xAI dan X Corp., platform media sosial milik Musk.
Dalam pengajuan hukum tersebut, Apple menegaskan tidak ada kesalahan dalam memilih OpenAI sebagai mitra awal. Perusahaan menilai langkah itu adalah bagian dari strategi jangka panjang dalam mengintegrasikan teknologi AI ke produk mereka.
“Meski Apple lebih dahulu bermitra dengan OpenAI, sudah diketahui secara luas bahwa Apple berniat untuk bekerja sama dengan chatbot generatif lainnya di masa depan,” tulis kuasa hukum Apple dalam dokumen resmi.
Dilansir dari Bloomberg, Jumat (3/10/2025), gugatan yang dilayangkan Musk pada Agustus lalu menuduh bahwa keberpihakan Apple terhadap OpenAI, yang dipimpin oleh rivalnya, Sam Altman, telah menghambat inovasi di industri AI serta mengurangi pilihan konsumen. Musk melalui X Corp. dan xAI menuntut ganti rugi bernilai miliaran dolar AS atau setara puluhan triliun rupiah.
Apple dalam tanggapannya meminta pengadilan di Fort Worth, Texas, untuk menolak gugatan tersebut. Perusahaan menilai klaim Musk tidak memiliki dasar kuat.
“Kerugian antimonopoli yang dituduhkan oleh pihak penggugat hanyalah spekulasi di atas spekulasi,” tegas Apple dalam berkas pengadilan.
Selain itu, Apple menilai klaim Musk tidak masuk akal. Menurut perusahaan, Musk beranggapan bahwa jika Apple bermitra dengan OpenAI, maka perusahaan juga wajib menggandeng seluruh penyedia chatbot generatif lain.
Kuasa hukum Apple menegaskan, “X Corp. berpendapat bahwa jika Apple bekerja sama dengan OpenAI, maka Apple juga harus bermitra dengan semua penyedia chatbot generatif lainnya—tanpa mempertimbangkan kualitas, keamanan, privasi, kesiapan teknologi, atau syarat komersial. Padahal, undang-undang antimonopoli jelas tidak mewajibkan hal semacam itu.”
Kasus hukum ini menjadi sorotan karena melibatkan tokoh penting industri teknologi global. Musk menuding bahwa dominasi OpenAI dalam ekosistem Apple dapat mempersempit ruang kompetisi. Namun, Apple menegaskan keterbukaannya untuk bermitra dengan berbagai penyedia AI, sehingga tudingan tersebut dianggap berlebihan.
Adapun perkara ini tercatat sebagai X Corp. v. Apple Inc., 25-cv-00914, di Pengadilan Distrik Amerika Serikat untuk Wilayah Utara Texas, Fort Worth. Proses hukum yang sedang berjalan diperkirakan akan menjadi salah satu uji kasus penting terkait penerapan regulasi antimonopoli di sektor kecerdasan buatan.
Dengan demikian, perseteruan hukum antara Elon Musk, Apple, dan OpenAI ini tidak hanya mencerminkan persaingan bisnis, tetapi juga menggambarkan dinamika besar yang tengah membentuk lanskap teknologi global, khususnya dalam perlombaan menguasai pasar AI generatif. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022