Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 September 2025 | 21.40 WIB

Media Israel Puji Pidato Prabowo di PBB, Singgung Keamanan Israel hingga Palestina

Presiden Indonesia Prabowo Subianto berpidato di hadapan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-80 di markas besar PBB di New York, AS, 23 September 2025. (REUTERS/MIKE SEGAR) - Image

Presiden Indonesia Prabowo Subianto berpidato di hadapan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-80 di markas besar PBB di New York, AS, 23 September 2025. (REUTERS/MIKE SEGAR)

JawaPos.com - Pidato Presiden Indonesia Prabowo Subianto di Sidang Umum PBB, Selasa (24/9), menuai sorotan internasional. Tak hanya dunia Arab dan negara-negara pendukung Palestina, media Israel pun menyoroti pernyataan Prabowo yang dinilai berani sekaligus membawa pesan damai.

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan kesiapan Indonesia mengirim hingga 20.000 pasukan perdamaian ke Gaza jika mandat diberikan oleh PBB. Ia juga menyebut bahwa Indonesia siap berperan di wilayah konflik lain seperti Ukraina, Sudan, atau Libya, demi menjaga perdamaian dunia.

Namun, yang paling menarik perhatian media Israel adalah sikap terbuka Prabowo terkait normalisasi hubungan diplomatik. Ia menyatakan, Indonesia akan mengakui Israel pada hari yang sama ketika Israel mengakui negara Palestina

Dikutip via Jerusalem Post, pesan ini dianggap sebagai sinyal diplomatik baru dari Jakarta, mengingat Indonesia selama ini tidak memiliki hubungan resmi dengan Tel Aviv.

Prabowo bahkan menutup pidatonya dengan kata berbahasa Ibrani, “Shalom” yang berarti damai. Gestur simbolis ini banyak dikutip media Israel, karena jarang sekali pemimpin dari negara mayoritas Muslim menunjukkan penghormatan langsung kepada bahasa dan tradisi Yahudi di forum internasional.

Meski menekankan hak Israel untuk hidup aman, Prabowo menegaskan bahwa solusi dua negara adalah jalan satu-satunya menuju perdamaian. “Kita harus menjamin negara Palestina berdiri, dan kita juga harus mendukung jaminan keamanan Israel,” tegasnya.

Ia juga memuji langkah sejumlah negara Barat seperti Inggris, Prancis, Kanada, dan Australia yang baru-baru ini mengakui Palestina. Menurutnya, keputusan itu adalah “berada di sisi yang benar dari sejarah.”

“Pengakuan atas Palestina harus dilakukan sekarang. Kita harus menghentikan bencana kemanusiaan di Gaza. Mengakhiri perang harus jadi prioritas utama,” ujar Prabowo.

Pidato tersebut membuat Indonesia tampil lebih vokal di panggung global. Di mata media Israel, Prabowo berhasil memadukan empati terhadap penderitaan rakyat Palestina sekaligus pengakuan atas hak keamanan Israel, posisi diplomatik yang jarang muncul dari pemimpin dunia Muslim.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore