Ilustrasi serangan Israel menghancurkan gedung-gedung di Gaza. (X/Middle East Eye).
JawaPos.com-Serangan militer Israel ke Gaza kembali meningkat. Kali ini serangan terjadi di pusat Kota Gaza yang padat penduduk. Pihak Palestina menyebut dampak serangan kali ini sangat fatal.
Juru bicara Pertahanan Sipil Palestina Mahmoud Basal kepada Al Jazeera mengatakan serangan kali ini merenggut banyak korban jiwa. Dia mengatakan serangan yang terjadi pada Sabtu (13/9) itu, berakibat hilangnya nyawa 62 orang warga setempat. Selain itu ada sekitar 6.000 orang terpaksa mengungsi akibat kehilangan rumah tinggal.
Basal menyebut serangan Zionis Israel kali ini terlihat sistematis. Di antaranya dengan meratakan bangunan-bangunan tempat tinggal warga Palestina di sana. Bahkan sejumlah gedung sekolah yang digunakan untuk tempat tinggal warga Gaza, juga hancur luluh lantak.
"Warga Kota Gaza sekarang tinggal dalam kondisi sulit," kata Bassal (14/9). Apalagi pengepungan serta peluncuran bom terus dilakukan oleh pihak Israel.
Dia juga mengungkap militer Israel tidak memberikan peringatan terlebih dahulu dalam serangan tersebut. Akibatnya korban jiwa di kalangan sipil banyak berjatuhan. Menurut Basal, akibat kebijakan Israel saat ini, jutaan penduduk Gaza sekarang dalam kondisi bahaya dan terancam jiwanya. Termasuk kelompok rentan seperti anak-anak dan perempuan.
Kantor Media Pemerintah Gaza melaporkan, saat ini sekitar 1,3 juta orang tinggal di Kota Gaza. Mereka dipaksa oleh Israel untuk mengungsi ke Al-Mawasi, Khan Younis. Di lokasi tersebut, sudah ada 800 ribuan orang hidup tanpa kebutuhan dasar.
Untuk diketahui sejak 11 Agustus, tentara Israel telah menghancurkan sekitar 1.600 menara dan bangunan tempat tinggal di Kota Gaza. Selain itu ribuan tenda pengungsian juga diserang. Akibatnya ada sekitar 100 ribu warga yang tinggal di sana sudah mengungsi.
Pihak Israel belum banyak komentar soal serangan di Kota Gaza itu. Lewat postingan di paltform X, militer Israel mengklaim sudah 250 ribuan warga di Kota Gaza sudah mengungsi. (*)

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
