
Charlie Kirk, aktivis dan Influencer pendukung Presiden AS Donald Trump (Dok. IMDb)
JawaPos.com - Kabar mengejutkan datang dari Amerika Serikat. Charlie Kirk, aktivis konservatif sekaligus influencer politik yang dikenal vokal mendukung Partai Republik, tewas ditembak pada Rabu (10/9) waktu setempat.
Charlie Kirk lahir pada 14 Oktober 1993 di Arlington Heights, Illinois. Dilansir dari The Guardian pada Kamis (11/9), sejak masa sekolah, Kirk aktif di kegiatan Boy Scouts of America dan meraih pangkat Eagle Scout.
Sejak remaja, Kirk memang sudah vokal menanggapi kondisi yang ia anggap tidak ideal. Kirk pernah memimpin protes siswa menentang kenaikan harga makanan di kantin sekolahnya.
Baca Juga: Charlie Kirk Tewas Ditembak di Utah Valley University, Begini Respons Presiden AS Donald Trump
Sementara pada usia 17 tahun, Kirk pernah menulis opini yang membuatnya diundang tampil di program Fox Business. Setelah lulus sekolah, Kirk sempat kuliah di Harper College pada 2012, tetapi keluar untuk menekuni dunia aktivisme.
Pada usia 18 tahun, Kirk ikut mendirikan Turning Point USA. Organisasi yang bertujuan menyebarkan nilai dan politik konservatif di sekolah dan kampus.
Pada usia 23 tahun, Kirk menjadi pembicara termuda di Konvensi Nasional Partai Republik 2016. Setelahnya ia terus aktif mendukung Donald Trump hingga saat ini menjadi presiden Amerika Serikat.
Selain aktif di dunia organisasi, Kirk juga rajin tampil di berbagai media sebagai komentator politik. Ia membangun basis pengikut besar di media sosial dengan jutaan pengikut di X, Instagram, dan YouTube.
Berdasarkan pantauan dari media sosialnya, Kirk memiliki 4 juta subscriber di YouTube dan 5,5 juta pengikut di X.
Melalui platformnya, ia kerap menyuarakan isu-isu tentang kebebasan berpendapat, kritik terhadap Partai Demokrat, serta dukungan terhadap kebijakan Donald Trump.
Kariernya juga merambah ke dunia penyiaran. Kirk memandu acara The Charlie Kirk Show, sebuah podcast politik yang populer di kalangan pendengar konservatif. Di sana, ia kerap menghadirkan tokoh politik, aktivis, hingga figur publik.
Menurut NBC News, podcast The Charlie Kirk Show telah diunduh antara 500.000 hingga 750.000 kali setiap hari. Acara ini secara konsisten menempati posisi atas di platform Spotify dan Apple.
Meski memiliki banyak penggemar, sosok Charlie Kirk kerap diliputi kontroversi. Pandangannya mengenai isu ras, imigrasi, hingga vaksinasi sempat mengundang kritik tajam dari berbagai kalangan. Kirk pun kerap menyuarakan pandangannya yang homofobia dan islamofobia secara terbuka.
Meski kerap menimbulkan kontroversi, Kirk tetap menjadi figur penting dalam pergerakan politik konservatif di Amerika.
Kematian Charlie Kirk menjadi sorotan luas, terutama mengingat posisinya sebagai salah satu tokoh muda berpengaruh dalam lanskap politik AS. Ucapan duka mengalir dari berbagai pihak, baik dari pendukung maupun lawan politiknya.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Digelar Tertutup, Ini yang Terjadi di Dalam Ruangan
