
Asap membumbung setelah serangan terhadap kementerian pertahanan Suriah di Damaskus, di Suriah (16/7). (Reuters)
JawaPos.com - Israel melancarkan serangan udara dahsyat di Damaskus pada hari Rabu (16/7), dengan meledakkan sebagian kementerian pertahanan dan menghantam dekat istana presiden Suriah.
Israel bersumpah untuk menghancurkan pasukan pemerintah yang menyerang Druze, di Suriah Selatan dan menuntut mereka mundur.
Serangan-serangan tersebut menandai eskalasi Israel yang signifikan, terhadap pemerintahan sementara Suriah yang dipimpin oleh Presiden Ahmed al-Sharaa.
Sebagaimana dilansir dari Reuters, serangan-serangan itu terjadi di tengah-tengah hubungan yang menghangat dengan Amerika Serikat (AS) dan kontak keamanan yang terus berkembang dengan Israel.
Israel menggambarkan para penguasa baru Suriah sebagai jihad yang nyaris tidak menyamar. Dan pihaknya tidak akan membiarkan mereka memindahkan pasukannya ke Suriah Selatan.
Israel juga bersumpah untuk melindungi komunitas Druze di daerah tersebut dari serangan, yang didorong oleh seruan dari minoritas Druze di Israel.
Di sisi lain, dkutip dari Reuters, Amerika Serikat mengatakan pertempuran akan segera berhenti.
"Kami telah melibatkan semua pihak yang terlibat dalam bentrokan di Suriah. Kami telah menyepakati langkah-langkah spesifik, yang akan mengakhiri situasi meresahkan dan mengerikan ini malam ini," ujar Menteri Luar Negeri Marco Rubio di media sosial.
Menurut pada diplomat, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akan bertemu pada hari Kamis (17/7) ini, untuk membahas konflik tersebut.
"Dewan harus mengutuk kejahatan biadab yang dilakukan terhadap warga sipil tak berdosa di tanah Suriah," kata Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon.
"Israel akan terus bertindak tegas terhadap setiap ancaman teroris di perbatasannya, dimana pun dan kapan pun."
Puluhan orang terbunuh minggu ini, dalam kekerasan di dan sekitar kota Sweida yang mayoritas penduduknya beragama Druze, yang mempertemukan pejuang dari minoritas Druze melawan pasukan keamanan pemerintah dan anggota suku Bedouin.
Reporter Reuters mendengar, pesawat-pesawat tempur menukik rendah di atas ibu kota dan melancarkan serangkaian serangan besar-besaran pada sore hari.
Kepulan asap mengepul dari area dekat Kementerian Pertahanan. Sebagian bangunan hancur, dan tanah berserakan puing-puing.
Sebuah sumber Suriah mengatakan, bahwa serangan terhadap kementerian tersebut menewaskan lima anggota pasukan keamanan.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
