Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Januari 2024 | 04.18 WIB

Benarkah ada WNI yang Jadi Penumpang dalam Insiden Pesawat Japan Airlines?

Tampak kobaran api dan asap mengepul dari Pesawat Japan Airlines (Reuters) - Image

Tampak kobaran api dan asap mengepul dari Pesawat Japan Airlines (Reuters)

JawaPos.com - Kobaran api telah menyelimuti pesawat Japan Airlines di landasan pacu Bandara Haneda Tokyo, Selasa pukul 17.55 waktu setempat.

Kebakaran itu terjadi usai pesawat Japan Airlines bertabrakan dengan pesawat milik badan keamanan laut jepang.

Japan Airlines menyatakan bahwa dalam insiden tersebut semua penumpang dan awaknya dinyatakan selamat, dengan total 367 penumpang dan 12 awak yang semula berada di pesawat tersebut. Hanya 15 orang yang mengalami luka-luka.

Namun nasib berbeda menimpa awak pesawat penjaga pantai, sebanyak lima dari enam orang telah gugur dan kaptennya menderita luka parah.

Dilansir dari Japan Times kelima anggota yang tewas dalam kecelakaan tersebut diantaranya Nobuyuki Tahara (41), Yoshiki Ishida (27), Wataru Tatewaki (39), Makoto Uno (47), dan Shigeaki Kato (56).

Saat insiden penjaga pantai memberikan kesaksian. Dia mengatakan bahwa kapten, Genki Miyamoto (39) melaporkan kepadanya sekitar pukul 17.55 bahwa pesawat telah “meledak” di landasan pacu Haneda dan dia (kapten) berhasil melarikan diri.

Rekaman NHK menunjukkan api muncul dari dekat mesin pesawat dan petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api.

Meskipun sekitar 70 truk pemadam kebakaran dikerahkan setelah insiden tersebut, yang terjadi pada pukul 17.47, pesawat tersebut hampir seluruhnya dilalap api pada pukul 18:30, menurut rekaman video.

Pejabat kementerian transportasi pun mengatakan bahwa insiden tersebut pertama kali terjadi di bandara Jepang.

“Saya belum pernah mendengar tabrakan sebesar ini di bandara Jepang,” kata Yoshitomo Aoki, seorang analis penerbangan, Kementerian Transportasi Jepang.

Sementara itu pihak KBRI Tokyo juga turut menyorot insiden tersebut.

Pihaknya kini sedang berkoordinasi dengan otoritas Jepang mengenai kemungkinan adanya penumpang WNI di dalam pesawat Japan Airlines.

“KBRI juga mengantisipasi kemungkinan adanya WNI yang stranded (tertahan) di Bandara Haneda karena adanya pembatalan sejumlah penerbangan,” kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha melalui pesan singkat.

Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata Jepang mengatakan sedang menyelidiki kejadian tersebut, dan menyatakan bahwa Bandara Haneda telah menutup semua landasan pacu.

Diketahui Pesawat penjaga pantai sedang dalam misi untuk terbang ke pangkalan di Prefektur Niigata membawa perbekalan untuk mendukung daerah yang terkena dampak gempa berkekuatan 7,6 skala Richter yang melanda Jepang tengah pada hari Senin.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore