
Photo
JawaPos.com - Singapura kini sedang melacak penularan virus Korona melalui air limbah di asrama mahasiswa. Karena temuan itu, penghuni blok asrama di National University of Singapore perlu diswab karena ada jejak Covid-19 terdeteksi di air limbah.
Staf dan siswa diberi tahu dalam sebuah surat edaran. Direktur kantor keselamatan, kesehatan dan lingkungan universitas, Peck Thian Guan, mengatakan tingkat asam ribonukleat virus (RNA) Covid-19 yang rendah telah terdeteksi dalam sampel yang diambil dari ruang inspeksi yang terhubung ke kamar mandi di UTown Residence North Tower.
"Universitas telah menerapkan program pengawasan air limbah di semua hostelnya sejak 7 Desember, sebagai bagian dari upaya untuk menemukan kasus virus Korona dengan cara yang aman, efektif, dan tidak mengganggu," kata Peck dalam surat edaran tersebut seperti dilansir dari AsiaOne, Rabu (24/3).
Baca juga: Puji Kualitas Vaksin Tiongkok, Singapura Masih Belum Izinkan Sinovac
Baca juga: Pasien Covid-19 di Singapura Sempat Makan di Food Court Bandara Changi
Dia mengatakan bahwa pusat tes swab akan didirikan di UTown Residence pada hari Selasa (23/3). Kementerian Kesehatan Singapura mewajibkan semua penghuni di apartemen yang terkena dampak untuk melakukan tes usap sebagai tindakan pencegahan.
"Tes usap harus dilakukan dengan cepat untuk mengidentifikasi apakah ada warga lain yang mungkin atau telah terinfeksi Covid-19," kata Peck.
"Ini agar kami dapat memberikan perawatan dan dukungan medis segera, sambil mengambil langkah yang diperlukan untuk menghentikan penularan Covid-19," tambahnya.
Penduduk yang terkena dampak juga diinstruksikan untuk mengisolasi diri dan meminimalkan kontak fisik dengan orang lain sampai hasil tes usap negatif. Semua staf dan siswa lainnya diberitahu untuk menjauhi blok di asrama.
Mereka juga diminta untuk memantau kesehatan dan menyatakan suhu tubuh melalui uNivUS, aplikasi NUS, sambil mematuhi langkah-langkah jarak aman yang ada. Mahasiswa dan staf yang memiliki pertanyaan lebih lanjut disarankan untuk memeriksa ke kantor manajemen fakultas, sekolah, atau departemen mereka masing-masing.
"Harap tetap tenang, patuhi tindakan pencegahan yang diuraikan di atas, dan jangan menyebarkan informasi yang tidak diverifikasi," kata Peck.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/EmFtO_BnegU
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Pembangunan Gereja di Citraland Surabaya Ditolak Warga, Ternyata karena salah soal Perizinannya
Jadwal Siaran Langsung Sabah FC vs Persib Bandung di Dewata Challenge Series 2026: Live di Indosiar
5 Weton Aras Kembang yang Bisa Memikat Lawan Jenis karena Kharismatik danMempesona Menurut Primbon Jawa
