Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 17 Maret 2021 | 00.29 WIB

Puji Kualitas Vaksin Tiongkok, Singapura Masih Belum Izinkan Sinovac

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Singapura sudah melaksanakan vaksinasi menggunakan vaksin Pfizer. Singapura juga sudah mengizinkan vaksin Amerika Serikat lainnya yakni Moderna. Namun, Singapura belum menerbitkan Izin Penggunaan Darurat (EUA) Sinovac meski vaksin sudah tiba di negara itu. Mengapa?

Dilansir dari Inquirer, Selasa (16/3), Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong menegaskan Singapura akan menggunakan vaksin Covid-19 dari negara manapun vaksin diproduksi, selama aman dan efektif. Dalam wawancara dengan siaran BBC, Minggu (14/3), dia menegaskan penggunaan vaksin tak mempersoalkan dari mana vaksin berasal.

“Kami akan menggunakan vaksin dari sumber manapun. Vaksin tidak membawa kewarganegaraan. Apakah vaksin itu baik atau tidak baik? Apakah efektif? Jika ya, maka kami akan menggunakannya," katanya.

Baca juga: Singapura Ungkap Alasan Belum Izinkan Penggunaan Vaksin Sinovac

Singapura telah memesan vaksin Covid-19 dari beberapa pemasok untuk melindungi taruhannya, dan telah menerima pasokan vaksin Pfizer-BioNTech dan Moderna, yang telah disetujui untuk digunakan. Akhir bulan lalu, mereka menerima pengiriman pertama vaksin Sinovac Tiongkok, yang belum diizinkan oleh Otoritas Ilmu Kesehatan untuk digunakan di Singapura. Badan sedang dalam proses mengevaluasinya untuk keamanan dan kemanjuran.

Beberapa pengamat menyarankan Tiongkok mungkin mendorong Singapura untuk menyetujui produk Sinovac. Ditanya oleh koresponden BBC World News Asia Business Karishma Vaswani apakah Singapura berada di bawah tekanan untuk menggunakan vaksin buatan Tiongkok, Lee menegaskan mereka sedang dalam tahap evaluasi.

Baca juga: Pasien Covid-19 di Singapura Sempat Makan di Food Court Bandara Changi

"Kami sedang dalam proses mengevaluasi vaksin. Jika berhasil dalam hal keamanan dan efektivitas, kami akan menggunakannya," katanya.

“Saya kira tidak ada dasar bagi orang untuk mengatakan, vaksin berasal dari Tiongkok, itu tidak baik, atau sebaliknya, vaksin berasal dari Tiongkok, itu pasti bagus karena saya seorang Chinaman dan itu cocok dengan saya. DNA. Vaksin adalah vaksin," jelasnya.

Lee juga memuji Tiongkok memiliki ilmuwan yang cakap, peneliti biomedis dan peneliti vaksin yang terbaik. Dia menambahkan bahwa dia yakin Tiongkok mampu membuat vaksin yang baik. Namun Singapura membutuhkan waktu untuk mengevaluasi vaksin Sinovac.

Sejak kampanye vaksinasi Covid-19 Singapura dimulai Desember lalu, lebih dari 610 ribu dosis vaksin telah diberikan. Lee mengatakan Pemerintah terus membujuk orang untuk ikut serta.

“Kami tidak berada di bawah tekanan yang cukup besar karena kami tidak memiliki begitu banyak kasus di dalam negeri, dan ada waktu bagi kami untuk menjelaskan kepada orang-orang, membujuk mereka, meyakinkan mereka, dan menghilangkan kekhawatiran dan kecemasan mereka," katanya.

Lee juga berharap bahwa ketika negara-negara telah menginokulasi populasi mungkin dapat membuka kembali perbatasan mereka untuk perjalanan internasional. Semoga pada akhir tahun ini atau awal tahun depan.

"Tidak akan seperti sebelumnya di mana Anda hanya dapat membeli tiket, naik ke pesawat dan pergi ke Hongkong, Bangkok, atau Bali untuk akhir pekan dan liburan santai. Anda harus merencanakannya, Anda harus memiliki beberapa dokumentasi, Anda memerlukan cara untuk membuktikan bahwa Anda telah divaksinasi dengan benar dan mungkin diuji untuk membuktikan bahwa Anda memiliki antibodi," katanya.

Lee menyebut pandemi Covid-19 akan berakhir meski tidak untuk tiga hingga lima tahun lagi. Paling penting adalah menggenjot untuk mendapatkan kekebalan kawanan.

"Lebih baik jika kita dapat vaksinasi dan melindungi orang, sehingga kita bisa pergi ke tempat yang aman,” tegasnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=3R8rvrhaXUw

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore