
Presiden Turki, Erdogan sebut Israel sebagai negara teroris./Jawapos.com
Jawapos.com – Agresi bertubi-tubi yang dilakukan oleh militer Israel (IDF) di Jalur Gaza, telah membuat para pemimpin negara di dunia melontarkan kritik tajam.
Baru-baru ini, Presiden Turki, Tayyip Erdogan telah melontarkan sebuah kritik tajam terhadap Israel atas apa yang dilakukan terhadap warga Palestina pada (16/11).
Tayyip Erdogan tak segan menyebut negara pimpinan Benyamin Netanyahu ini dengan sebutan “negara teroris” karena telah melakukan kejahatan perang dan melanggar hukum internasional.
“Dengan kebiadaban mengebom warga sipil yang memaksa mereka keluar dari rumah mereka saat mereka direlokasi, hal ini benar-benar menggunakan terorisme negara,” kata Tayyip Erdogan.
“Saya sekarang mengatakan, dengan hati yang tenang, bahwa Israel adalah negara teror,” tambahnya.
Ia juga menuntut agar para pemimpin negara zionis diadili atas kejahatan perang di Mahkamah Internasional Den Haag.
Dalam pidatonya, pemimpin negara bulan sabit ini juga menyerukan tentang pembelaannya terhadap Hamas.
Menurutnya, Hamas bukanlah organisasi teroris, namun sebuah partai politik yang memenangkan pemilu dan sedang berjuang melindungi tanah serta kehormatan mereka.
“Kami tidak akan pernah segan-segan menyuarakan kebenaran bahwa anggota Hamas yang melindungi tanah, kehormatan, dan nyawa mereka dalam menghadapi kebijakan pendudukan adalah pejuang perlawanan, hanya karena sebagian orang merasa tidak nyaman dengan hal tersebut,” katanya.
Turki berencana akan memanggil para pemimpin negara-negara yang bulan lalu abstain dalam pemungutan suara di Majelis Umum PBB mengenai gencatan senjata bantuan di Gaza.
Pada Rabu malam, Presiden berusia 69 tahun ini juga berbicara dengan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni dan memberitahunya bahwa Ankara mengharapkan dukungan Roma dalam mencapai gencatan senjata di Gaza.
Sementara itu Meloni mengatakan, dia menyerukan gencatan senjata di Gaza, dan menambahkan bahwa Turki memiliki peran penting dalam mencegah penyebaran konflik.
Tayyip Erdogan juga meminta Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk mengumumkan apakah Israel memiliki senjata nuklir atau tidak, dan menambahkan bahwa Netanyahu akan segera “mati” dari jabatannya.
Ankara juga akan mengambil langkah-langkah untuk memastikan pemukim Israel di wilayah pendudukan Palestina diakui sebagai “teroris”, tambahnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UEFA Nations League: The Green Army Curi Kemenangan Tandang
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022