Presiden Rusia Vladimir Putin secara gamblang mengatakan bahwa Pemilu di Amerika Serikat (AS) telah dicurangi.
JawaPos.com - Presiden Rusia, Vladimir Putin mulai mengungkapkan prediksinya soal akhir dari perang antara negaranya dengan Ukraina. Hal ini disebutkan dalam sesi Forum Ekonomi Timur yang diselenggarakan di Vladivostok pada Selasa (12/9).
Dalam pernyataannya, Vladimir Putin mengatakan serangan balasan Ukraina terhadap pasukan Rusia sejauh ini gagal dan tentara Ukraina menderita kerugian besar sebanyak 71.000 orang dalam serangan tersebut.
"Hanya ketika Ukraina sudah kehabisan tenaga, peralatan, dan amunisi barulah syarat itu bisa menjadi pembicaraan terkait perdamaian," ujar Vladimir Putin dikutip dari Reuters pada Rabu (13/9).
Baca Juga: Kim Jong Un Lakukan Kunjungan ke Rusia, AS Sebut Vladimir Putin Sedang Minta Bantuan ke Korea Utara
Namun dia mengatakan pihak Kyiv akan menggunakan apapun untuk mengisi sumber daya mereka dan memulihkan kemampuan tempur angkatan bersenjata mereka.
Vladimir Putin mengatakan banyak calon mediator yang bertanya kepadanya apakah Rusia siap menghentikan pertempuran. Namun ia tetap mengatakan bahwa Rusia hampir tidak bisa melakukannya ketika menghadapi serangan balasan Ukraina.
"Agar ada peluang perundingan, Ukraina pertama-tama harus membatalkan larangan hukum yang diberlakukan sendiri terhadap perundingan perdamaian dan menjelaskan apa yang diinginkannya," jelas Presiden Rusia itu.
Rusia telah menguasai sekitar 18% wilayah Ukraina, termasuk Krimea yang dianeksasi pada tahun 2014. Moskow kemudian mengambil beberapa wilayah timur dan selatan negara itu setelah menyerang Ukraina pada 24 Februari tahun lalu dalam apa yang disebutnya operasi militer khusus.
Perang ini telah menimbulkan kehancuran di kota-kota dan pedesaan. Perang juga telah menewaskan atau melukai ratusan ribu pejuang dan warga sipil
Selama beberapa bulan, Ukraina telah berjuang untuk mendapatkan kembali sebagian wilayah yang hilang dan telah merebut kembali beberapa desa, namun belum membuat terobosan signifikan terhadap garis pertahanan Rusia yang dijaga ketat dan dipenuhi ranjau darat.
Ukraina mengatakan mereka tidak akan berhenti sampai setiap tentara Rusia diusir dari wilayahnya. Negara-negara barat yang dipatroni Amerika Serikat mengatakan mereka ingin membantu Ukraina mengalahkan Rusia, sebuah tujuan yang menurut para pejabat Kremlin hanyalah sebuah angan-angan yang tak realistis.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
