Pita Limjaroenrat. (Istimewa)
JawaPos.com – Pita Limjaroenrat yang telah gagal dalam dua kali putaran parlemen rupanya belum ingin berputus asa atas kekalahannya. Pita mengaku tak ingin lagi mempermasalahkan posisi Perdana Menteri Thailand yang kini tengah diperjuangkan oleh sekutunya, Partai Pheu Thai.
Dalam unggahan di sosial medianya, Pita mengungkapkan bahwa meski Perdana Menteri kini tidak datang dari partainya, ia berjanji tidak akan berhenti memperjuangkan amandemen 112 tentang Pencemaran Nama Baik Kerajaan Thailand.
“Tetapi hanya karena saya tidak bisa menjadi perdana menteri bukan berarti harapan kita untuk mengubah negara berakhir,” kata Pita seperti dikutip dari sosial medianya, Minggu (23/7).
Baca Juga: Merasa Kesepian dalam Menjalani Hubungan Asmara? Tak Perlu Khawatir, Simak 7 Cara Mengatasinya
Menurutnya, posisi Perdana Menteri tidak lebih penting dari kemerdekaan rakyat Thailand yang berharap demokrasi di negara itu benar-benar berdiri dengan tegak. Suara 27 juta orang yang mendukungnya pada pemilihan umum, kata dia, juga layak diperjuangkan.
“Hal yang paling penting bukanlah bahwa saya adalah Perdana Menteri. Tetapi pembentukan pemerintahan menurut kehendak rakyatlah yang ingin mengubah kebalikannya dan menghentikan kekuasaan dari pemerintahan lama,” terangnya.
Lebih lanjut, Pita juga menyatakan dukungannya kepada partai Pheu Thai yang kini mulai bergerak membentuk pemerintahan dan mempersiapkan pemilihan umum terhadap kandidatnya. Pita menyebut, selama mereka saling mendukung, maka rezim sebelumnya tidak akan bisa menumbangkan pemerintahan era sekarang.
Pita juga menyemangati rakyatnya untuk tidak putus asa meski dirinya gagal menjadi perdana Menteri.
“Thailand hari ini telah berjalan jauh dan tidak akan pernah kembali. Kami tidak akan membiarkan mereka memutar waktu untuk membawa negara kembali ke masa lalu,” kata Pita.
Diketahui sebelumnya, Pita Limjanroenrat adalah kandidat tunggal pemilihan Perdana Menteri Thailand. Namun, setelah dua kali melewati pemilihan umum di tingkat parlemen, ia gagal mendulang suara yang cukup.
Pada putaran pertama 13 Juli 2023 lalu, Pita hanya mengantongi suara parlemen sebanyak 324 suara dari yang seharusnya didapatnya sebanyak 375 dukungan. Sementara pada putaran kedua 19 Juli 2023, Ketua Partai Move Forward itu mengantongi suara 312 dari 715 anggota parlemen, 394 tak memberi dukungan atau menolak, 8 abstain dan satu tidak menggunakan hak pilih.
Atas kegagalannya, Partai Pheu Thai langsung maju menggeser posisinya sebagai kandidat Perdana Menteri Thailand.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
