
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Raymond Indra (kedua kanan) dan Nikolaus Joaquin (kedua kiri) berselebrasi usai mencetak poin saat melawan pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri pada babak delapan besar Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (23/1/2026). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin
JawaPos.com - Tim Piala Thomas Indonesia akan menduetkan kapten Fajar Alfian dengan Nikolaus Joaquin sebagai ganda kedua untuk laga lanjutan penyisihan Grup D Piala Thomas 2026 melawan Thailand, dikutip dari ANTARA.
Pelatih ganda putra Indonesia Antonius Ariantho mengkonfirmasi langkah itu ditempuh lantaran pasangan Fajar sebelumnya, Muhammad Shohibul Fikri, berada dalam kondisi kurang bugar sehingga diistirahatkan dari rangkaian pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Forum Horsens, Denmark, Minggu.
"Kami menurunkan pemain yang berada dalam kondisi paling siap untuk menghadapi pertandingan melawan Thailand besok. Mengingat kondisi Fikri yang saat ini kurang fit, kami memutuskan untuk memasangkan Fajar dengan Joaquin sebagai ganda kedua,” kata Antonius dalam keterangan resmi PBSI, Minggu.
Keputusan itu juga praktis "memisahkan" Joaquin dari Raymond Indra, pasangannya sejak Singapore International Challenge 2025, yang sukses menyumbang poin dari laga pertama Grup D melawan Aljazair pada Jumat (24/4) lalu.
Antonius menjelaskan Fajar dipilih untuk turun berpasangan dengan Joaquin karena sang kapten memiliki karakter permainan yang cocok dengan kecepatan shuttlecock yang dipengaruhi kondisi lapangan di Forum Horsens.
Fajar/Joaquin bakal menghadapi ganda kedua Thailand menghadapi ganda kedua Thailand Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul dalam pertandingan keempat, yang berpotensi menjadi poin penentu kemenangan.
“Dari segi pengalaman dan jam terbang, kami meyakini bahwa Fajar mampu membantu Joaquin untuk tampil secara optimal, terutama apabila pertandingan menjadi penentu kemenangan,” katanya.
Antonius menegaskan pergantian pasangan bukan hal baru dalam ajang semacam Piala Thomas. Hal tersebut umum ditempuh sebagai bagian dari strategi yang memang telah dipersiapkan oleh tim kepelatihan untuk menghadapi situasi dan kondisi yang di luar rencana.
Duet Fajar/Joaquin bukan satu-satunya perubahan susunan pemain Tim Piala Thomas Indonesia untuk meladeni Thailand dibandingkan laga pertama kontra Aljazair.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
