Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 Juli 2023 | 21.05 WIB

Ayah dan Ibu Perlu Komitmen untuk Berbagi Peran dalam Pengasuhan Anak

ILUSTRASI - Image

ILUSTRASI

FENOMENA fatherless bisa ditinjau dari banyak aspek. Salah satunya sosiologi. Budaya yang memisah tegas peran ayah dan ibu dalam keluarga menjadi salah satu pemicunya. Kajian itu disampaikan dosen Sosiologi FISIP Universitas Indonesia (UI) Putu Chandra Dewi Kardha.

Masyarakat punya konstruksi budaya dan tatanan nilai yang berbeda-beda. "Termasuk konstruksi terhadap peran ayah dan ibu dalam keluarga," katanya kemarin (22/7).

Meskipun peran itu sifatnya tidak kaku, fakta bahwa lebih banyak ayah yang berkiprah di luar rumah ikut menumbuhkan fenomena fatherless. Namun, ketidakhadiran ayah di rumah juga tak selalu membuat anak jadi fatherless.

Kuncinya, menurut Putu, ada pada anak. Setiap keluarga perlu sepakat untuk membentuk karakter anak-anak mereka seperti apa. Lalu, secara bersama-sama, ayah dan ibu berbagi peran pengasuhan meskipun ayah lebih sering berada di luar rumah.

Absent father juga sudah lama menjadi kegelisahan Edy Wiyono. ’’Contohnya saya. Ayah saya kerjanya pelaut,’’ ujar praktisi parenting yang akrab disapa Ayah Edy itu. Sang ayah bisa meninggalkan rumah antara delapan bulan hingga setahun. Namun, dia tidak fatherless karena sang ayah tetap menjalankan peran-peran pengasuhan saat ada di rumah.

Menurut Ayah Edy, negara atau pemerintah bisa mengambil peran untuk mencegah terjadinya fatherless. ’’Indonesia jangan sampai menjadi country of fatherless,’’ tegasnya.

Pemerintah bisa memanfaatkan lembaga-lembaga terkait untuk memperkuat peran pengasuhan ayah dan ibu. ’’Kegiatan-kegiatan PKK tidak sekadar penimbangan bayi dan memberi makan sehat,’’ jelasnya. Tetapi juga memberikan pembekalan parenting kepada keluarga baru atau calon keluarga.

Ayah Edy menekankan bahwa fatherless harus dicegah. Khususnya pada keluarga yang masih komplet secara fisik, ayah dan ibunya. Caranya adalah komitmen berbagi peran. Karena pada dasarnya ayah bisa menjalankan semua tugas ibu, selama dia mau. ’’Kecuali menyusui. Hanya ibu yang bisa melakukannya,’’ tandasnya. (wan/c18/hep)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore